
Ilustrasi rudal dan drone kiriman Iran ke negara-negara teluk. (Hindustan Times)
JawaPos.com - Situasi di Timur Tengah antara Iran melawan Israel-Amerika Serikat (AS) semakin panas. Meski begitu dorongan untuk dilakukannya gencatan senjata antara kedua pihak terus terdengar.
Bahkan, Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, guna membahas situasi terkini di Timur Tengah sekaligus mendorong tercapainya gencatan senjata secepat mungkin.
"Alhamdulillah, saya berkesempatan menghubungi rekan sejawat saya dari Republik Islam Iran, TYT Dr. Seyed Abbas Araghchi pada 24 Maret 2026 untuk membahas perkembangan terkini di kawasan Asia Barat," ujar Hasan dalam pernyataan resminya di Kuala Lumpur seperti dikutip dari Antara, Kamis (26/3).
Ia menjelaskan bahwa diskusi tersebut juga menyoroti urgensi menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz, mengingat perannya yang krusial bagi stabilitas ekonomi serta pasokan energi dunia.
"Saya juga menyampaikan keinginan Malaysia agar gencatan senjata yang permanen dan menyeluruh dapat segera dilaksanakan," kata Hasan.
Selain itu, Malaysia menegaskan pentingnya mengedepankan jalur dialog dan diplomasi sebagai upaya meredakan ketegangan serta menghentikan konflik yang tengah berlangsung.
Hasan menambahkan, Malaysia berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam berbagai upaya diplomatik demi mendorong terciptanya perdamaian dan menjaga keamanan di kawasan.
