Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Maret 2026, 16.08 WIB

Iran Akan Serang Pusat Data di Negara Arab karena Diduga Digunakan AS untuk Operasi Militer

Ilustrasi serangan balik Iran ke infrastruktur vital Israel. (Platform X).

JawaPos.com - Perang antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) terus berkecamuk. Terkini, Teheran akan menyerang pusat data di negara-negara Arab, yang digunakan negeri 'Paman Sam' dalam operasi militernya melawan negeri 'Para Mullah', demikian menurut sumber diplomatik Iran kepada RIA Novosti, Rabu (11/3).

"Amerika Serikat menggunakan pusat data di negara-negara Arab untuk mendukung operasi intelijen dan militer terhadap Iran. Ada kemungkinan Iran menyerang pusat-pusat data itu dalam beberapa hari mendatang," kata sumber tersebut, dilansir dari Antara, Kamis (12/3).

Diplomat Iran itu menambahkan bahwa Washington juga menggunakan infrastruktur optik fiber negara-negara Arab dalam operasi melawan Iran.

Anggapan bahwa serangan terhadap pusat data dan infrastruktur optik fiber di negara-negara Timur Tengah itu mungkin terjadi ialah berdasarkan pada fakta bahwa pemerintah negara-negara Arab tidak mengambil langkah-langkah untuk mencegah "penyalahgunaan" oleh militer AS.

Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan mereka itu diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Namun, mereka segera memperjelas bahwa serangan itu dilakukan karena mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore