
Plt. Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah (kanan) saat menyampaikan pernyataan dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (19/2). (ANTARA/Nabil Ihsan)
JawaPos.com-Pemerintah Indonesia mulai melakukan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Teluk. Tahap pertama evakuasi dijadwalkan berlangsung hari ini dengan rute melalui Azerbaijan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi keamanan di lapangan.
"Evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini dan tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan," kata Heni Hamidah dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (6/3) mengutip ANTARA.
Pada tahap awal, sebanyak 32 WNI dijadwalkan untuk dievakuasi. Namun, Heni menyebut jumlah tersebut masih dapat berubah bergantung pada perkembangan situasi di lapangan.
Menurutnya, pemerintah terus memantau dinamika keamanan sebelum menentukan jalur evakuasi yang dianggap paling aman bagi para WNI.
“Untuk jalur-jalur evakuasi akan dilihat sesuai kondisi di lapangan, dan ini akan ditentukan oleh rekan-rekan di KBRI Teheran dan KBRI Baku, Azerbaijan,” kata Heni.
Ia menambahkan, keputusan mengenai tahap evakuasi berikutnya akan ditentukan setelah pemerintah mengevaluasi situasi keamanan terbaru serta mempertimbangkan laporan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran.
Kemlu juga memastikan komunikasi dengan para WNI di Iran tetap berlangsung intensif, khususnya bagi mereka yang berada di Teheran, baik yang tinggal menetap maupun yang sedang melakukan kunjungan.
"KBRI Teheran akan terus beroperasi memberikan bantuan dan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran," katanya.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Santo Darmosumarto menyebut pemerintah negara-negara Teluk saat ini masih menjamin keamanan seluruh penduduk di wilayahnya, termasuk warga asing seperti diaspora Indonesia.
Ia mengatakan berbagai imbauan keamanan telah disebarkan secara luas dan kebutuhan dasar masyarakat tetap dijamin oleh pemerintah setempat. Karena itu, hingga kini negara-negara Teluk belum merekomendasikan evakuasi bagi warga asing yang berada di wilayah mereka.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan bahwa skenario evakuasi WNI dari Teheran telah dipersiapkan melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan.
"Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu, mereka harus dibawa ke Baku itu sepuluh jam perjalanan," katanya kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam.
Setelah menempuh perjalanan darat dari Iran menuju Azerbaijan, para WNI akan melanjutkan perjalanan pulang ke Indonesia dengan penerbangan menuju Jakarta. (*)
