Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 April 2026, 02.33 WIB

Pembangunan Infrastruktur 2027 Dukung Target Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan arahan dalam Pembukaan Konsultasi Regional Kementerian Pekerjaan Umum 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026). - Image

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan arahan dalam Pembukaan Konsultasi Regional Kementerian Pekerjaan Umum 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

 JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memprioritaskan pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2027 untuk mendukung swasembada pangan, energi, dan air serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan arah kebijakan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional atau Asta Cita yang dicanangkan Presiden.

“Seluruh proses ini diarahkan untuk mendukung Asta Cita, khususnya dalam memperkuat swasembada pangan, energi, dan air,” kata Dody dalam Pembukaan Konsultasi Regional (Konrek) Kementerian PU 2026 di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kementerian menjalankan program strategis yang disebut PU 608 dengan tiga sasaran utama, yakni efisiensi investasi atau incremental capital output ratio (ICOR) di bawah 6, pengentasan kemiskinan menuju nol persen, serta pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen pada 2029.

“Ini menjadi parameter utama dalam memastikan pembangunan infrastruktur berkontribusi langsung terhadap kinerja ekonomi nasional,” ujarnya.

Dody menyebut capaian tersebut akan diukur melalui indikator ekonomi nasional, termasuk kontribusi pembangunan infrastruktur terhadap produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.

Pada tahun 2026, Kementerian PU mengelola anggaran sebesar Rp118,5 triliun untuk menjalankan sejumlah program prioritas. Program tersebut antara lain pembangunan jaringan irigasi baru seluas 16.000 hektare, pembangunan 12 bendungan yang masih berjalan, serta penyediaan air baku sebesar 2 meter kubik per detik.

Di sektor konektivitas, pemerintah menargetkan pembangunan jalan baru sepanjang 102 kilometer serta peningkatan dan preservasi jalan sepanjang 1.500 kilometer, termasuk pembangunan jalan tol sepanjang 33 kilometer.

Sementara di sektor permukiman, pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas sistem penyediaan air minum sekitar 800 liter per detik serta layanan sanitasi bagi 63.000 kepala keluarga. Pada sektor prasarana strategis, pemerintah juga menyiapkan pembangunan sekitar 900 unit sekolah rakyat serta rehabilitasi 1.000 unit sekolah keagamaan.

Untuk tahun 2027, Kementerian PU menargetkan sejumlah indikator hasil yang lebih terukur, antara lain peningkatan kapasitas tampung air dan peningkatan keandalan irigasi. "Di sektor sumber daya air misalnya, peningkatan kapasitas tampung menjadi 58,84 meter kubik per kapita, serta peningkatan keandalan irigasi hingga mencapai 27 persen," ucap Dody.

Di sektor konektivitas, pemerintah menargetkan penurunan waktu tempuh pada lintas utama nasional, sementara di sektor permukiman ditargetkan akses air minum aman mencapai 33,46 persen dan sanitasi aman sekitar 10,8 persen.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore