Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Januari 2026, 02.14 WIB

Usai Whip Pink Viral, Doktif Akui Membelinya

Dokter Detektif atau Doktif. (Abdul Rahman/JawaPos.com) - Image

Dokter Detektif atau Doktif. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

JawaPos.com - Beberapa hari belakangan, whip pink hebohkan publik dan viral di media sosial karena diduga disalahgunakan penggunaannya.

Usai viral di media sosial, Dokter Detektif atau Doktif mengakui bahwa dirinya telah membeli whip pink. Bukan untuk digunakan, dia membelinya untuk diteliti terkait kandungan yang ada di dalamnya.

"Setelah viral, Doktif langsung beli dan bisa didapatkan dengan e-commerce secara mudah. Seperi biasa, Doktif melakukan pengecekan dan berbicara sesuai data dan fakta," kata Doktif di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (26/1).

"Setelah Doktif cek, 99,6 persen kandungannya berisi nitrous oxide N₂O yang biasanya digunakan untuk membius," imbuhnya.

Doktif mengatakan bahwa proses pembelian whip pink tidak sulit karena diperjualbelikan melalui platform e-commerce. Adapun harganya, berdasarkan pengalaman Doktif, sekitar Rp 1,5 juta.

"Karena Doktif tak pernah coba, Doktif akan mengumpulkan orang-orang yang pernah menggunakan itu untuk bisa bercerita seperti apa efek dan bagaimana kerusakan yang terjadi," tuturnya.

Dia menegaskan bahwa whip pink yang juga dikenal dengan gas tawa sama sekali tidak ada manfaatnya. Sebaliknya, penyalahgunaannya justru memiliki tingkat risiko yang tinggi.

"Ini sama sekali tidak membawa kebaikan untuk kita, justru berbahaya bisa mengakibatkan kerusakan sistem saraf otak," tuturnya.

Sementara itu, dokter spesialis jantung, dr Vito Damay, megungkapkan bahwa penggunaan gas tawa atau whip pink tanpa kontrol dampaknya sangat berbahaya, dapat mengakibatkan permasalahan pada bagian jantung.

Pasalnya, N₂O bisa merangsang sistem jantung dan pembuluh darah. Ini berisiko menekan aktivitas miokardial atau otot jantung dan mengakibatkan pembuluh darah jadi mengecil.

"(Dampaknya) Bukan serangan jantung, tapi henti jantung," tutur dr Vito Damay.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore