
Foto seorang pastor sedang membaca Alkitab (Pexels)
JawaPos.com - Minggu (8/3) ini, Gereja Katolik mengadakan ibadah untuk merayakan Hari Minggu Prapaskah III. Dengan demikian, perayaan Paskah menjadi makin dekat bagi para umatnya.
Walaupun memasuki masa perayaan besar, ibadah, atau misa, yang akan dilakukan di Gereja Katolik akan berlangsung sesuai dengan prosedur ibadah biasa.
Pada setiap misa, biasanya akan dibacakan setidaknya tiga bacaan dari Alkitab yang kemudian menjadi bahan renungan pada ibadah. Bacaan-bacaan ini disebut Bacaan Pertama, Bacaan Kedua dan Bacaan Injil.
Bacaan Pertama
Keluaran 17:3-7
Sekali peristiwa, setelah bangsa Israel melewati padang gurun Sin, dan berkemah di Rafidim, kehausanlah mereka di sana.
Maka bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata, "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak dan ternak kami dengan kehausan?"
Lalu berseru-serulah Musa kepada Tuhan, katanya, "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!" Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, "Berjalanlah di depan bangsa itu, dan bawalah serta beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga tongkatmu yang kaupakai memukul sungai Nil, dan pergilah. Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; pukulah gunung batu itu, dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum."
Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel. Maka dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar, dan oleh karena mereka telah mencobai Tuhan dengan mengatakan, "Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak?"
Bacaan Kedua
Roma 5:1-2, 5-8
Saudara-saudara, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk ke dalam kasih karunia Allah. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati. Tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
