
Ilustasi shalat idul fitri. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri merupakan hari istimewa setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Lebaran ini menjadi simbol kemenangan bagi umat Islam karena telah menjalankan perintah Allah dan mengendalikan hawa nafsu.
Terdapat sejumlah aktivitas sunnah yang dapat dilakukan oleh umat Islam di Hari Lebaran Idul Fitri. Kesunnahan tersebut sejak malam hari raya hingga pagi hari sebelum pelaksanaan shalat Id.
Melaksanakan amalan-amalan sunnah ini dapat menyempurnakan kebahagiaan Idul Fitri sekaligus menambah pahala di hari yang spesial ini.
Dilansir dari NU Online, berikut 6 aktivitas sunnah yang bisa dilakukan di Hari Raya Idul Fitri:
Takbir menjadi salah satu syiar utama pada malam hingga pagi di Hari Lebaran Idul Fitri. Umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir sejak terbenamnya matahari di akhir Ramadan hingga pelaksanaan shalat Id.
Mengumandangkan takbir tidak hanya dilakukan di masjid atau musala, tapi juga dapat dilakukan sendirian di rumah mengagungkan kebesaran Allah SWT. Berikut dalil kesunnahan mengumandangkan takbir:
عن الزهري قال : كان الناس يكبرون في العيد حين يخرجون من منازلهم حتى يأتوا المصلى وحتى يخرج الإمام فإذا خرج الإمام سكتوا فإذا كبر كبروا
“Az-Zuhri berkata: Para sahabat membaca takbir di hari raya sejak keluar rumah hingga tiba di tempat salat. Ketika imam keluar, mereka berhenti, dan saat imam bertakbir mereka ikut bertakbir.” (Mushannaf Ibni Abi Syaibah)
Disunnahkan untuk mandi keramas dan membersihkan diri sebelum berangkat menunaikan shalat Idul Fitri.
