Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Maret 2026, 23.47 WIB

Kurangi Impor BBM dan LPG, IESR Dorong Elektrifikasi Transportasi dan Rumah Tangga

ILUSTRASI. Armada kendaraan listrik (EV) mulai di lirik industri tambang untuk operasional. (Dony/JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI. Armada kendaraan listrik (EV) mulai di lirik industri tambang untuk operasional. (Dony/JawaPos.com)

JawaPos.com - Chief Executive Officer (CEO) Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menilai transisi menuju kendaraan listrik dan penggunaan kompor listrik merupakan langkah penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi impor, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG.

“Pada sektor transportasi misalnya, peralihan satu juta mobil berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik diperkirakan mampu mengurangi kebutuhan minyak mentah dalam jumlah signifikan. Penggantian satu juta mobil listrik dapat mengurangi kebutuhan minyak mentah hingga 13,2 juta barel per tahun,” ujar Fabby dalam keterangannya.

Di sektor rumah tangga, ia menjelaskan bahwa pemanfaatan kompor listrik, khususnya kompor induksi, juga efektif dalam menekan konsumsi LPG. Untuk kelompok masyarakat mampu, penggunaan kompor listrik bahkan dinilai lebih hemat dibandingkan LPG nonsubsidi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor energi.

“Jika rumah tangga mulai menggunakan kompor induksi, penghematan LPG bisa mencapai lebih dari 130 ton per tahun,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa upaya elektrifikasi semakin mendesak mengingat tingginya kerentanan fiskal Indonesia terhadap dinamika geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah.

“Setiap kenaikan harga minyak sebesar USD 1 per barel dapat menambah beban APBN hingga Rp6,7 triliun,” katanya.

Selain berdampak pada impor, elektrifikasi juga dinilai mampu menekan lonjakan subsidi energi yang terus meningkat. Pada 2025, nilai subsidi energi tercatat sebesar Rp203,4 triliun dan diperkirakan naik menjadi Rp210,1 triliun pada 2026.

“Elektrifikasi transportasi dan rumah tangga menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan impor energi sekaligus menekan beban subsidi,” tutupnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore