Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 November 2025, 21.31 WIB

PIS Bawa Indonesia ke Panggung Maritim Internasional dengan Standar Keselamatan Kelas Dunia

PT Pertamina International Shipping menerapkan standard keamanan kelas dunia untuk seluruh armada dan pelautnya. (Dok. PT Pertamina International Shipping) - Image

PT Pertamina International Shipping menerapkan standard keamanan kelas dunia untuk seluruh armada dan pelautnya. (Dok. PT Pertamina International Shipping)

JawaPos.com – PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali menegaskan posisinya sebagai wakil Indonesia di jalur pelayaran global.

Mengoperasikan armada tanker di berbagai rute internasional, PIS memastikan seluruh kapal dan awaknya memenuhi standar keselamatan kelas dunia. 

“Berlayar di bawah bendera Indonesia berarti membawa nama bangsa. Itulah sebabnya setiap kapal dan awak PIS dibekali dengan keterampilan dan disiplin yang tidak hanya memenuhi, tetapi juga melampaui standar keselamatan maritim global,” ujar Direktur Armada PIS, Muhammad Irfan Zainul Fikri, Minggu (16/11). 

Dia membeberkan, PIS menerapkan sistem manajemen Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L) secara ketat dan terintegrasi di setiap kapal. 

Bahkan, seluruh operasional PIS mematuhi regulasi nasional dari SKK Migas, Ditjen Migas, KLHK, dan Kementerian Perhubungan, serta selaras dengan aturan internasional dari IMO, MARPOL, SOLAS, hingga STCW. 

"Hingga 2025, sebanyak 84 kapal tanker PIS telah memenuhi standar Program Laporan Inspeksi Kapal (SIRE) yang merupakan kerangka inspeksi internasional yang menjadi syarat utama kapal tanker untuk diterima di pasar global," beber Irfan. 

Selain itu, PIS juga menjalankan kerangka kerja Manajemen dan Penilaian Mandiri Tanker (TMSA) dari OCIMF.

Hasilnya, perusahaan mencetak skor 3,05 dalam TMSA, yang menjadi cerminan kuatnya kinerja HSSE PIS di tingkat internasional. 

Adapun pengawasan keselamatan dilakukan melalui audit berulang, inspeksi rutin, latihan darurat, hingga pemantauan operasional 24 jam. Langkah ini diperkuat dengan budaya HSSE yang dijalankan dari level kapal hingga kantor pusat. 

Tak hanya kapal, kompetensi sumber daya manusia dalam hal ini pelaut menjadi prioritas. Setiap pelaut PIS diwajibkan mengikuti pelatihan dan sertifikasi keselamatan maritim secara intensif. 

“Setiap pelaut PIS dibekali dengan kemampuan yang melampaui persyaratan internasional, sehingga menumbuhkan ketahanan dan pola pikir yang mengutamakan keselamatan,” tambah Irfan. 

Dia menjelaskan, sertifikasi khusus terkait keselamatan, keamanan kapal, dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat diterapkan sebagai standar wajib.

Hal ini memastikan seluruh awak siap menghadapi berbagai skenario risiko sambil menjaga keamanan kargo dan personel. 

Capaian ini membuktikan bahwa kapal-kapal berbendera Indonesia mampu bersaing dengan perusahaan pelayaran dunia.

Sebagai subholding Logistik Kelautan Terpadu Pertamina, PIS juga menjadi garda depan dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengharumkan nama Indonesia di rute pelayaran internasional. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore