
Salah satu kapal milik ASDP yang beroperasi 24 jam saat libur paskah. (Dok. ASDP)
JawaPos.com – Momentum libur Paskah tak hanya sarat makna spiritual, tetapi juga identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat, terutama di wilayah kepulauan. Menjawab kebutuhan tersebut, dipastikan layanan penyeberangan di wilayah Timur Indonesia tetap optimal dengan mengoperasikan lintasan Hunimua–Waipirit selama 24 jam penuh.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kebijakan ini berlaku mulai Jumat (3/4) hingga Minggu (5/4), guna mengantisipasi kepadatan penumpang dan kendaraan selama periode libur panjang.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan bahwa pengoperasian nonstop ini merupakan strategi berbasis pengalaman, mengacu pada keberhasilan pola serupa saat Angkutan Lebaran.
“Pengoperasian layanan 24 jam pada lintasan Hunimua–Waipirit ini merupakan bentuk komitmen ASDP dalam memastikan aksesibilitas dan kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan,” ujar Heru dalam keterangannya, Kamis (3/4).
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, lintasan Hunimua–Waipirit mencatat kinerja impresif dengan melayani 150.331 penumpang dan 124.078 unit kendaraan. Kendaraan roda dua mendominasi sebanyak 85.893 unit, disusul roda empat mencapai 25.849 unit.
Capaian ini menegaskan peran vital lintasan tersebut sebagai urat nadi konektivitas antarwilayah. Dalam operasionalnya, lintasan ini dilayani sejumlah armada andal seperti KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Sardinela, KMP Tanjung Kakao, dan KMP Rokatenda, dengan waktu tempuh rata-rata sekitar 1 jam 30 menit.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ambon, Syamsuddin mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui aplikasi resmi.
“Perencanaan perjalanan sejak dini dan pembelian tiket melalui Ferizy menjadi kunci kelancaran layanan. Tiket sudah dapat dibeli sejak H-60 sebelum keberangkatan,” tukasnya.
