Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Maret 2026, 17.48 WIB

Kawasan Industri Baru di Jatim Dibidik Jadi Motor Ekonomi dan Investasi

Upaya mendorong pemerataan ekonomi dan membuka peluang investasi terus diperluas di Jawa Timur. (Istimewa) - Image

Upaya mendorong pemerataan ekonomi dan membuka peluang investasi terus diperluas di Jawa Timur. (Istimewa)

JawaPos.com - Upaya mendorong pemerataan ekonomi dan membuka peluang investasi terus diperluas di Jawa Timur. Salah satunya melalui pengembangan kawasan industri baru yang diproyeksikan menjadi pintu masuk aktivitas industri menuju Indonesia Timur.

i-Sentra @Lamongan, sebuah Kawasan Industri Smart-Eco generasi terbaru di Lamongan, Jawa Timur, yang diproyeksikan menjadi gerbang dan sentra aktivitas industri menuju Kawasan Indonesia Timur sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi regional. Jakamitra, sebagai pengembang nasional, berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui proyek ini.

Bergerak sebagai pemain lokal, i-Sentra hadir membuka peluang kerja, meningkatkan kapasitas SDM, dan mendorong pemerataan ekonomi di Lamongan dan sekitarnya. Kawasan ini diharapkan menjadi pendorong transformasi ekonomi daerah dan memperkuat posisi Lamongan di industri nasional.

Dirancang sebagai pusat industri masa depan di Jawa Timur, i-Sentra menghadirkan ekosistem manufaktur terintegrasi yang mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% dalam kerangka visi Indonesia Emas.

Dengan posisi strategis di koridor industri Jawa Timur, i-Sentra memiliki konektivitas logistik yang kuat melalui kedekatannya dengan pelabuhan laut dalam kelas dunia (+ 1,5 km) serta rencana akses jalan tol baru Tuban – Lamongan – Gresik yang telah dijadwalkan sebagai proyek tol strategis nasional untuk dilelang di tahun 2026 ini.

Keunggulan ini menempatkan i-Sentra sebagai simpul logistik dan distribusi penting bagi aktivitas industri yang menjangkau pasar domestik maupun Kawasan Timur Indonesia yang kaya dengan komoditas pertanian yang masih kurang diolah dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, termasuk untuk pasar ekspor.

Melalui integrasi ekosistem industri kelas dunia dengan dukungan insentif fiskal, perizinan Satu Pintu (One-Stop Licensing), serta kebijakan konstruksi cepat melalui program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK), i-Sentra menyediakan lingkungan yang kompetitif bagi Investasi Asing Langsung (FDI) maupun ekspansi domestik guna memperkuat poros industri nasional.

Direktur Jakamitra Benjamin Soenadi mengungkapkan, sebagai bagian dari komitmen perusahaan sebagai pelaku industri nasional, i-Sentra dibangun bukan hanya menarik investasi, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lamongan.

"Kami mengedepankan prinsip ekonomi sirkular, pemanfaatan energi terbarukan, serta pengembangan tenaga kerja lokal agar pertumbuhan yang tercipta bersifat inklusif dan berkelanjutan," ungkapnya.

Kawasan i-Sentra terbagi menjadi beberapa klaster strategis, termasuk Klaster Food & Beverage (F&B), Klaster Kimia dan Klaster Industri Umum. Dengan demikian, i-Sentra dapat memaksimalkan potensi sinergi antar industri dan meningkatkan daya saing kawasan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore