
Aktivitas di Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulut, Senin (22/4/2024). /Sumber Foto: (ANTARA/Nancy L Tigauw,)
JawaPos.com - Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Sulut, tetap beroperasi normal pascagempa bumi magnitudo 7,6 mengguncang wilayah itu, Kamis (2/4) pukul 06.48.14 Wita.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Samrat Manado, Radityo Ari Purwoko, mengatakan hasil pemeriksaan menyeluruh di lokasi itu menunjukkan fasilitas dan infrastruktur bandara berada dalam kondisi aman dan layak operasi.
"Layanan navigasi penerbangan (ATC) serta operasional maskapai masih tetap berjalan dengan baik. Area pergerakan pesawat (movement area) dinyatakan "serviceable" tanpa adanya kerusakan yang mengganggu operasional penerbangan," ujarnya.
Meskipun tidak terdapat dampak signifikan terhadap operasional, terdapat beberapa kerusakan ringan pada fasilitas bandara, seperti kerusakan plafon dan beberapa retakan dinding gedung terminal.
Menurutnya, retakan pada dinding lantai di Gedung Airport Facilities (AFL) dan gangguan pada sistem pelaporan penumpang berangkat (CUCS) telah berhasil dipulihkan.
Selain itu proses evakuasi pengguna jasa bandara telah dilakukan secara cepat dan terkoordinasi serta tidak terdapat laporan korban luka baik dari penumpang maupun personel.
Menurut Radityo, berdasarkan informasi dari sejumlah maskapai, operasional penerbangan tetap berjalan dengan lancar dan seluruh penumpang dalam kondisi aman.
“Kami memastikan bahwa operasional penerbangan di Bandara Samrat Manado tetap berjalan normal. Berdasarkan koordinasi dengan seluruh maskapai tidak terdapat gangguan signifikan terhadap jadwal penerbangan dan seluruh penumpang dalam kondisi aman,” ujar Radityo.
Ia juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap tenang serta selalu berkoordinasi dan melakukan konfirmasi kepada maskapai terkait jadwal penerbangan masing-masing.
