Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 April 2026, 04.47 WIB

Gunung Semeru Erupsi Lagi, semburkan Klolom Abu hingga 1.000 Meter ke Atas

Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi kolom abu letusan mencapai 1.000 meter dari atas puncak pada Rabu (1/4/2026). (PVMBG) - Image

Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi kolom abu letusan mencapai 1.000 meter dari atas puncak pada Rabu (1/4/2026). (PVMBG)

JawaPos.com – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi hari ini, Rabu (1/4) petang. Erupsi tersebut menghasilkan kolom letusan setinggi 1.000 meter di atas puncak.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 16.54 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl)," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis, sebagaimana dilansir dari Antara. 

Sigit menjelaskan, kolom abu letusan teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 16 mm dan durasi 121 detik.

Berdasarkan catatan petugas, sepanjang hari ini Gunung Semeru sudah mengalami tiga kali erupsi. Erupsi pertama pukul 05.00 WIB dengan tinggi letusan sekitar 700 meter di atas puncak.

Kemudian erupsi kedua terjadi pada pukul 16.40 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak dan erupsi ketiga terjadi pukul 16.54 WIB.  

Saat ini, tutur Sigit, Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga). Sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi.

Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak boleh beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.

Karena wilayah tersebut berpotensi terkena perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore