Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Maret 2026, 17.45 WIB

Selamat dari Kecelakaan Maut, Bos HS Beri 150 Karyawan Umrah Gratis dan Bikin Mess Pegawai Disabilitas 

Bos PT Gisara Tantra Berkarya yang menaungi rokok HS, Muhammad Suryo saat menemui pekerja di pabrik HS. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Bos PT Gisara Tantra Berkarya yang menaungi rokok HS, Muhammad Suryo belum lama ini berhasil selama dari kecelakaan maut di Kulon Progo, Yogyakarta. Dia sempat mengalami masa kritis di rumah sakit. Lebih sedih lagi istrinya, Anis Syarifah meninggal dunia.
 
Usai lolos dari maut, Suryo memutuskan memberangkatkan 150 karyawan menunaikan ibadah umrah ke Arab Saudi. Keputusan ini dibuat sebagai bentuk rasa syukur melalui amal jariyah.
 
"Ini bentuk syukur saya dan rasa terimakasih atas doa dan dukungan dari panjenengan semua. Kalian adalah penyemangat dan yang membuat saya tegar menghadapi cobaan ini. Saya minta terus doakan istri saya semoga husnul khatimah," ucap Suryo saat menemui para karyawan di pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.
 
Suryo mengatakan, program umrah gratis untuk para karyawan ini dibuat rutin setiap tahun. Khusus tahun ini diberikan lebih banyak dari jumlah biasanya.
 
Selain umrah gratis, Suryo juga memberikan fasilitas berupa tempat tinggal khusus atau mess untuk karyawan disabilitas yang bekerja di perusahaannya. Sebab, banyak karyawan disabilitas yang berasal dari luar Yogyakarta dan Magelang.
 
 
Perusahaan mencatat karyawan disabilitas berjumlah 21 orang. Pabrik HS menyatakan masih membuka lowongan kerja bagi penyandang disabilitas tanpa persyaratan yang menyulitkan. 
 
"Untuk kawan-kawan disabilitas yang sudah bekerja, akan kami buatkan mess khusus di sini. Kami juga akan terus menerima karyawan disabilitas dari manapun dan berapapun jumlahnya. Ayo kawan-kawan disabilitas di seluruh Indonesia, bergabung bersama kami. Semua bisa bekerja di sini tanpa ada syarat apapun," pungkasnya.
 
Para karyawan pun mengaku senang dengan program unrah gratis ini. Pekerja juga menyambut bahagia kembalinya Suryo setelah kecelakaan.
 
"Saat dengar pak Suryo kecelakaan, kami semua langsung khawatir. Apalagi mendengar bu Anis sampai meninggal dan kondisi pak Suryo kritis. Kami cuma bisa nangis dan lemas. Alhamdulilah hari ini pak Suryo sudah sehat dan kembali bisa bersama kami," ucap salah satu karyawan bernama Sundari, 63.
 
Menurutnya, Suryo sudah banyak membantu warga dengan lapangan kerja di HS. Banyak warga yang tak memiliki mata pencaharian tetap kini bisa mendapat penghasilan bulanan. 
 
Pegawai lainnya, Tika, 35, juga merasa bersyukur bisa mendapat pekerjaan tetap. Sebagai penyandang disabilitas tentunya hal ini menjadi berkah tersendiri.
 
"Jasa pak Suryo begitu besar. Karena beliau, kami teman-teman disabilitas bisa mendapat kesempatan bekerja di sini," ucap perempuan asal Temanggung, Jawa Tengah itu.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore