
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan orasi usai menerima penghargaan 10 Nopember dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Selasa (11/11/2025). (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan orasi ilmiah usai menerima penghargaan 10 Nopember dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Selasa (11/11).
Dalam orasi ilmiahnya, SBY mengaku telah meninggalkan dunia politik dan kini menjalani hidup sebagai seniman.
"Sempat ditanya oleh Pak Nuh (Prof. Mohammad Nuh, Ketua Majelis Wali Amanat ITS) dan Pak Rektor (Bambang Pramujati), 'Pak SBY, nanti Bapak pakai PowerPoint tidak?" tutur SBY menirukan ucapan Nuh dan Bambang.
Dengan gaya bercanda, SBY pun mengatakan bahwa ia sudah lama tak menggunakan slide PowerPoint untuk presentasi, lantaran kesibukannya sekarang adalah bermain musik, membuat puisi, novel, dan berolahraga.
"Saya bilang, wah, saya sudah lama tidak pakai Power Point. Saya ini sekarang seniman, dunia saya melukis, bermain musik, membuat puisi, novel, sambil membina olahraga," kelakar SBY, yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.
SBY mengaku kesibukannya menjadi seniman membuat ia lebih merasa bebas. apalagi, ia tidak lagi terikat oleh tatanan protokoler, seperti saat ia menjabat sebagai menteri era Gus Dur dan Megawati hingga menjadi Presiden.
"Saya lebih merdeka sekarang berbicara, karena tidak lagi diikat oleh protokoler tatanan yang kadang-kadang membuat seseorang terbelenggu. I am free now as an artist," tutur tokoh kelahiran Pacitan itu.
"Sehingga Pak Rektor, saya tidak akan menyampaikan orasi ini secara atau terlalu akademis. Biarkan ini sebuah conversation, biar mengalir begitu saja. Yang penting ada dialog diantara kita," imbuh SBY.
SBY juga memberikan alasan tidak menyinggung kebijakan pemerintah dalam orasi ilmiah di ITS. menurut dia, kebijakan pemerintah menjadi domain Presiden Prabowo Subianto, dan ia tidak ingin mencampurinya.
"Itu domain Presiden Prabowo dan jajaran yang beliau pimpin. Saya mendukung berbagai agenda dan kebijakan presiden. Karena saya tahu niatnya benar, tujuannya benar, arahnya benar," pungkas SBY.
Sebelumnya, SBY baru saja menerima penghargaan 10 Nopember oleh ITS Surabaya. Ia dinilai memberikan banyak kontribusi bagi bangsa Indonesia.
Selain SBY, sebelumnya ITS juga memberikan penghargaan serupa kepada sejumlah tokoh, seperti Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Presiden ke4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ekonom Emil Salim, hingga Presiden Prabowo Subianto.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
