
Pegadaian bersama Golden Future Indonesia menghadirkan program “Kapal Literasi Moh. Hatta”sebagai wujud nyata dukungan terhadap Sustainable Development Goals Pendidikan Berkualitas/(Dok. Istimewa).
JawaPos com – Dalam semangat memperluas akses pendidikan dan literasi hingga ke pelosok negeri, Pegadaian bersama Golden Future Indonesia menghadirkan program “Kapal Literasi Moh. Hatta”, bagian dari inisiatif Suar Pendidikan Indonesia. Program ini merupakan wujud nyata komitmen Pegadaian terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap Sustainable Development Goals nomor 4, yakni Pendidikan Berkualitas.
“Melalui inisiatif ini, Pegadaian berupaya menjalankan peran sosialnya secara berkelanjutan. Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan manusia. Kapal Literasi Moh. Hatta bukan sekadar mengantar buku, namun juga mengantar ilmu pengetahuan dan kesempatan bagi anak-anak di wilayah Timur Indonesia,” ujar Eka Pebriansyah, Direktur Jaringan dan Operasi Pegadaian.
Kapal Literasi Moh. Hatta akan berlayar ke pulau-pulau terpencil di Kepulauan Sula, membawa ribuan buku bacaan, membuka lapak literasi, dan menggelar pelatihan bagi guru serta masyarakat tentang literasi keuangan dan digital. Dengan konsep mobile education, kapal ini diharapkan menjadi jembatan pengetahuan dan kesetaraan, khususnya bagi wilayah yang sulit dijangkau jalur darat maupun udara.
Penamaan Kapal Literasi Moh. Hatta ini juga telah memperoleh restu keluarga Bung Hatta melalui putri mendiang yang juga merupakan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan 2004-2009, Meutia Hatta, sebagai bentuk penghormatan terhadap jejak sejarah Bung Hatta di Maluku, yang juga merupakan tempat beliau pernah berbagi buku dan ilmu pengetahuan kepada masyarakat selama masa pengasingan.
Ketua Pembina Golden Future Indonesia, Edwin Senjaya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama Pegadaian sebagai langkah konkret dalam meningkatkan literasi, khususnya di wilayah Indonesia Timur dan daerah pedalaman.
“InsyaAllah, Kapal Literasi Mohammad Hatta akan menjadi bukti nyata upaya kita dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Dari kapal ini, semoga lahir generasi pembelajar dan calon pemimpin masa depan bangsa,” ujar Edwin.
Rangkaian kegiatan Kapal Literasi Moh. Hatta akan dimulai pada 23 Oktober 2025 dengan seminar dan pelatihan guru, serta puncaknya pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sebagai simbol kebangkitan semangat belajar dan gotong royong lintas generasi.
“Kapal ini merupakan bahtera ilmu yang akan membawa pengetahuan bagi generasi muda di Kepulauan Sula. Kehadiran kapal ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan lagi penghalang untuk mengakses ilmu pengetahuan,” tutur Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula, Adrawati, saat penyerahan Kapal Literasi di Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Melalui kolaborasi ini, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk menjadi perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat, menghadirkan nilai ekonomi sekaligus sosial. Inisiatif Kapal Literasi ini sejalan dengan strategi ESG Pegadaian, yang menempatkan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dari perjalanan menuju Indonesia yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
