JawaPos.com - Setelah menjalani beberapa kali persidangan, pada tanggal 12 Februari, pengadilan menolak gugatan HYBE kepada Min Hee Jin.
Gugatan yang dilayangkan HYBE adalah upaya mengkonfirmasi, pengakhiran perjanjian pemegang saham dengan Min Hee Jin, selaku mantan CEO dari anak perusahaan HYBE bernama ADOR.
Pengadilan Distrik Pusat Seoul juga memutuskan, bahwa HYBE harus membayar opsi jual senilai 25,5 miliar won atau sekitar Rp298 miliar kepada Min Hee Jin, karena keabsahan perjanjian pemegang saham.
HYBE juga diperintahkan oleh pengadilan, untuk membayar masing-masing 1,7 miliar won (sekitar Rp19,9 miliar) dan 1,4 miliar won (sekitar Rp16,3 miliar), kepada dua mantan eksekutif ADOR dengan alasan yang sama.
HYBE berargumen, bahwa pembatalan kontrak pemegang saham sah karena Hee Jin melanggarnya, dengan berusaha mengakhiri kontrak agensi girl group NewJeans dengan ADOR, serta mendesak agar ADOR melakukan penawaran umum perdana initial public offering (IPO).
Dikutip dari Korea Times, pengadilan berpendapat bahwa Min Hee Jin mungkin mencari cara untuk membuat Ador independen dari HYBE.
Namun, keadaan tersebut tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap perjanjian pemegang saham.
Hee Jin menaruh hormat yang mendalam atas keputusan tersebut dan mengatakan, bahwa dia akan menerimanya dengan rendah hati.
"Saya akan memfokuskan seluruh kemampuan untuk membangun lingkungan manajemen yang stabil, memaksimalkan nilai artis, dan membina talenta baru untuk memimpin industri K-pop," tambah Hee Jin yang sekarang memimpin Ooak Records, sebuah label independen.
Di sisi lain, HYBE mengatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut, dengan menyatakan, "Sangat disayangkan bahwa argumen kami tidak sepenuhnya diterima."
Konflik antara HYBE dan Min Hee Jin dimulai pada April 2024, di mana Hee Jin dipecat sebagai CEO ADOR pada bulan Agustus tahun itu.
Tiga bulan kemudian, Hee Jin memberitahu HYBE tentang niatnya untuk menggunakan opsi jualnya.
Opsi jual adalah kontrak yang memberi hak kepada pemiliknya, untuk menjual sekuritas tertentu pada tanggal yang ditentukan dengan harga yang sudah ditentukan.
Pada saat itu, setelah menggunakan opsi jualnya, Hee Jin akan menerima dari HYBE sejumlah uang yang setara dengan 75 persen dari kepemilikannya di ADOR.
Dalam perkembangan terkait, grup NewJeans yang diproduseri oleh Min Hee Jin, mengakhiri kontraknya dengan ADOR, dengan alasan pemecatannya merupakan tanda rusaknya kepercayaan bilateral.
Namun, pengadilan memutuskan pada bulan Oktober lalu bahwa kontrak eksklusif antara NewJeans dan ADOR tetap sah.