Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Februari 2026, 23.17 WIB

Min Hee Jin Rela Melepas Rp 299 Miliar dengan Syarat HYBE Harus Menghentikan Semua Konflik Hukum

Min Hee Jin mantan CEO ADOR di konferensi pers di distrik Jongno, Seoul (25/2)

JawaPos.com - Min Hee Jin yang merupakan sosok di balik terbentuknya girl group K-pop NewJeans dan pimpinan Ooak Records saat ini, menyerukan syarat untuk menghentikan perselisihan hukum yang sedang berlangsung antara dirinya dan HYBE Labels (25/2).
 
Syarat yang diajukan Min Hee Jin adalah agar ia melepaskan pembayaran sebesar 25,5 miliar won atau sekitar Rp299 miliar, jika semua tuntutan perdata dan pidana dihentikan.
 
Berbicara pada konferensi pers di pusat kota Seoul, Min Hee Jin memulai dengan merefleksikan kemenangannya pada tanggal 13 Februari dalam gugatan opsi jual, terkait sengketa perjanjian pemegang saham dengan HYBE.
 
 
“Saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada pengadilan, karena telah dengan cermat memeriksa inti dari kasus ini dalam jangka waktu yang lama, dan mengkonfirmasinya melalui putusannya. Ini benar-benar sebuah perjalanan yang panjang,” katanya.
 
Dia mengatakan bahwa pengadilan, telah menetapkan bahwa apa yang dia sebut sebagai 'kerangka sensasional' seputar perselisihan itu tidak berdasar dan mengakui, bahwa kekhawatirannya tentang etika kreatif adalah masalah pertimbangan manajerial.
 
Berdasarkan putusan tersebut, Min Hee Jin berhak menerima sekitar Rp299 miliar. Namun, ia mengatakan bermaksud menukar hadiah uang tunai dengan nilai lain.
 
Menurut mantan CEO ADOR tersebut, jumlah tersebut mungkin tidak akan pernah ditemui seumur hidup. Tetapi ada nilai yang lebih Hee Jin inginkan daripada sejumlah uang tersebut.
 
Dia mengusulkan agar, alih-alih menerima pembayaran, HYBE dan anak perusahaannya, ADOR, menghentikan semua proses perdata dan pidana yang sedang berlangsung terhadap setiap pihak yang terlibat dalam perselisihan tersebut.
 
Proses tersebut termasuk tuntutan kepada anggota NewJeans, mantan karyawan ADOR, perusahaan mitra eksternal, dan bahkan anggota fandom grup tersebut yang dikenal sebagai Bunnies.
 
“Saya mengusulkan agar, alih-alih menerima 25,5 miliar won, semua litigasi perdata dan pidana yang sedang berlangsung dihentikan dan perselisihan ini diakhiri. Ini harus diakhiri agar tidak ada lagi kegaduhan yang terjadi,” katanya.
 
Tawaran itu datang, satu hari setelah pengadilan Seoul mengabulkan permintaan HYBE untuk menangguhkan pelaksanaan putusan, yang untuk sementara menghalangi Min Hee Jin untuk menerima ganti rugi tersebut, sambil menunggu proses banding.
 
Dikutip dari Korea Times, konflik yang lebih luas antara Min Hee Jin dan HYBE telah meluas ke berbagai ranah hukum selama dua tahun terakhir.
 
Di antara kasus-kasus besar yang masih berlangsung, HYBE masih mengajukan banding terkait putusan opsi jual dan pengaduan pidana, yang menuduh pelanggaran kepercayaan oleh perusahaan digambarkan, sebagai upaya Min Hee Jin untuk merebut kendali atas ADOR. 
 
Pengaduan perdata dan pidana tambahan juga telah diajukan, antara mantan eksekutif ADOR dan pihak-pihak terkait sepanjang sengketa tersebut.
 
Ketegangan hukum terpisah juga meluas hingga menyeret anggota NewJeans. ADOR menegaskan kembali kontraknya dengan Haerin, Hyein, dan Hanni, serta sedang bernegosiasi dengan Minji, sambil mengajukan gugatan ganti rugi terpisah terhadap Danielle di pengadilan distrik pusat Seoul, atas dugaan pelanggaran kontrak eksklusifnya.
 
Min Hee Jin juga menyebutkan kelima anggota NewJeans selama sambutannya saat konferensi pers tersebut.
 
“Saya tidak bisa lagi hanya berdiri dan menyaksikan, beberapa anggota NewJeans berada di pengadilan sementara yang lain berada di atas panggung, padahal seharusnya mereka semua bahagia di atas panggung,” katanya. 
 
“Tidak seorangpun yang dapat melihat situasi ini dengan bahagia... Anda tidak dapat menciptakan musik dengan hati yang telah hancur berkeping-keping.”
 
Hee Jin menambahkan, bahwa dia ingin para anggota NewJeans tahu bahwa ada orang dewasa yang mendukung mereka.
 
Min mendesak HYBE dan ADOR untuk memprioritaskan artis daripada litigasi, dan secara langsung meminta pimpinan HYBE, Bang Si Hyuk, untuk fokus pada membuka jalan bagi para artis.
 
“Tempat di mana saya dan HYBE seharusnya berada bukanlah di pengadilan, melainkan di panggung kreatif,” katanya.
 
“Menciptakan jalan bagi para seniman untuk bersinar kembali adalah peran yang seharusnya dimainkan oleh orang dewasa. Mari kita kembali ke esensi.”
 
Hee Jin mengatakan dia akan terus maju sebagai kepala Ooak Records, fokus pada pembinaan generasi artis baru dan membangun bisnis yang membuka jalan berbeda bagi industri K-pop.
 
“Saya akan menyambut Anda di panggung kreatif. Saya akan menemui Anda melalui apa yang saya kuasai—karya kreatif,” katanya.
 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore