
Kue keranjang yang diproduksi rumahan oleh Tjik Lidyana di kawasan Gubeng, Surabaya. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Nian Gao atau kue keranjang menjadi hidangan ikonik yang menghiasi meja keluarga selama perayaan Tahun Baru Imlek hingga Cap Go Meh. Camilan khas ini menyimpan simbol harapan.
Dalam bahasa Mandarin, kata "Gao" senada dengan "Gāo" yang berarti tinggi. Kue Keranjang bermakna harapan agar setiap langkah hidup kita di tahun yang baru membawa ke derajat lebih tinggi, baik dalam rezeki maupun kualitas hidup.
Tekstur kue keranjang yang lengket juga melambangkan hubungan keluarga yang erat, serta keberuntungan yang diharapkan terus melekat sepanjang tahun baru, dalam hal ini 2577 Kongzili Tahun Kuda Api.
Seiring berkembangnya tren kuliner, kue keranjang kini tak hanya disantap begitu saja, melainkan dikreasikan menjadi sajian yang lebih variatif, menarik, dan cocok untuk momen kebersamaan keluarga.
Lidyana menyebut Kue keranjang yang terbuat dari tepung, gula, dan air ini sarat makna. Rasa manis melambangkan hal positif, sementara tekstur lengket dipercaya merekatkan hubungan keluarga dan relasi.
"(Kue keranjang) dimakan pas imlek ini penting. Pas kumpul keluarga. Maknanya harmoni, lengket, seperti syukur tambah satu tahun umur, sangat penting juga karena biasanya juga ada saat sembahyang,” tukas Lidyana.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
