
Ilustrasi Buche de Noel, kue natal unik berbentuk batang kayu asal Prancis (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Perayaan Natal di Prancis tak lengkap tanpa kehadiran Buche de Noel, kue khas berbentuk batang kayu yang bukan hanya cantik, tetapi juga kaya sejarah dan makna. Menurut All Recipes, sajian ini umumnya berupa cake cokelat yang digulung, diisi krim lembut, lalu dihias dengan taburan gula halus agar menyerupai salju di atas kayu bakar. Tak hanya tampil cantik di meja perayaan, cita rasanya pun dikenal memanjakan lidah.
Menurut Sally's Baking, di balik dekorasinya yang meriah, Buche de Noel menggunakan sponge cake yang ringan dan bertekstur lembut sebagai dasarnya. Berbeda dari kebanyakan kue, sponge cake biasanya dibuat tanpa mentega atau minyak, mengandalkan telur sebagai elemen utama dari bentuk dan kelembutannya. Namun, dalam beberapa versi modern, ditambahkan sedikit minyak untuk menjaga kelembapan. Kombinasi cake cokelat ringan, whipped cream cokelat hazelnut serta lapisan ganache cokelat di bagian luar menciptakan rasa yang seimbang. Rasanya bahkan disebut-sebut menyerupai secangkir cokelat panas yang hangat dan menenangkan.
Dari Kayu Bakar ke Kue Perayaan
Melansir dari Jack and Beyond, transformasi paling signifikan dari tradisi Yule Log terjadi di Prancis pada abad ke-19. Awalnya, Yule Log adalah batang kayu sungguhan yang dibakar di perapian sebagai simbol kehangatan, perlindungan, dan harapan baik selama musim dingin. Namun, seiring perubahan arsitektur rumah, membakar batang kayu besar menjadi tidak lagi praktis. Para pembuat kue Prancis kemudian mengadaptasi simbol tersebut ke dalam bentuk dessert.
Yule Log pun "berubah wujud" menjadi kue gulung yang dihias menyerupai batang kayu, lengkap dengan tekstur kulit kayu dari buttercream atau ganache cokelat. Hiasan seperti jamur meringue, buah beri berlapis gula, hingga taburan gula bubuk sebagai simbol salju pun seringkali ditambahkan. Sejak saat itu, Buche de Noel menjadi suguhan Natal yang ikonik di Prancis dan perlahan menyebar ke berbagai negara Eropa. Variasinya pun semakin beragam, mulai dari rasa cokelat dan kopi klasik hingga isian buah, krim, atau chestnut.
Tradisi Yule Log di Berbagai Negara
Mengutip dari Why Christmas, tradisi Yule Log tidak hanya dikenal di Prancis. Di wilayah Provence, seluruh anggota keluarga biasanya ikut serta menebang kayu, lalu sebagian kayu dibakar setiap malam selama masa perayaan. Sisa kayu yang masih utuh disimpan hingga tahun berikutnya sebagai simbol perlindungan dari petir. Tradisi serupa juga ditemukan di Belanda, meski kayunya disimpan di bawah tempat tidur.
Di beberapa negara Eropa Timur, kayu Yule ditebang pada pagi hari Malam Natal dan dibakar pada malam harinya. Di Cornwall, Inggris, Yule Log dikenal dengan sebutan The Mock, yang dikeringkan dan dikupas kulitnya sebelum dibakar. Jenis kayu yang digunakan pun berbeda-beda di setiap negara seperti, Oak di Inggris, Birch di Skotlandia, dan Cherry di Prancis. Di Prancis sendiri, bahkan kayu kerap diperciki anggur agar aromanya harum saat dibakar.
Sementara itu, di Serbia, Kroasia, dan Montenegro, terdapat tradisi membakar kayu besar bernama Badnjak pada Malam Natal, terkadang dilakukan di luar gereja sebelum ibadah. Di beberapa wilayah Inggris lainnya, masyarakat menggunakan kumpulan ranting sebagai pengganti kayu besar, terinspirasi dari legenda tentang para gembala yang menghangatkan bayi Yesus. Di Irlandia, tradisi ini diwujudkan dalam bentuk lilin besar yang hanya dinyalakan pada Malam Tahun Baru dan Twelfth Night.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
