
Ilustrasi seseorang yang sedang berbicara dan tampak marah di sebuah kafe./Freepik
JawaPos.com - Hampir semua orang memiliki kenalan yang baik dan mungkin sukses di bidangnya, tetapi entah mengapa tampak kesulitan dalam menavigasi situasi sosial.
Interaksi bersama mereka sering kali terasa janggal, seperti melihat seseorang mencoba memarkir mobil paralel sambil ditutup matanya, melansir dari Global English Editing Jumat (24/10).
Bagian yang paling menarik adalah individu-individu ini sama sekali tidak menyadari bahwa ada sesuatu yang salah atau tidak pada tempatnya dalam interaksi tersebut.
Fenomena kurangnya kesadaran sosial ini rupanya lebih umum daripada yang dibayangkan, dan setiap orang mungkin pernah berada di posisi ini setidaknya satu di antara waktu yang telah berlalu.
Perbedaan utamanya terletak pada apakah kita menyadari kesalahan tersebut kemudian atau justru mengabaikannya tanpa ada rasa penyesalan.
Untuk membantu mengenali dan menghindarinya, berikut tujuh hal yang sering dilakukan oleh orang dengan kesadaran sosial yang rendah.
1. Memperlakukan Setiap Percakapan Bagaikan Podcast Pribadi
Individu seperti ini tidak tahu cara untuk berdialog, melainkan memilih untuk "menyiar" monolog pribadi kepada orang lain tanpa henti. Mereka menjadikan pertanyaan kasual apa pun sebagai kesempatan emas untuk menyampaikan presentasi panjang ala TED Talk yang hanya berfokus pada diri sendiri. Mereka gagal memahami bahwa percakapan yang baik seharusnya seperti bermain musik jazz dengan saling memberikan tanggapan, bukan sebagai pertunjukan solo yang membuat orang lain menjadi pendengar yang terjebak.
2. Mengumumkan Kepergian Seperti Pertunjukan Broadway
Orang ini akan mengucapkan, "Baiklah, saya harus segera pergi," tetapi kemudian mereka malah memulai cerita panjang yang baru tentang masa kecilnya. Lima belas menit berlalu, lalu mereka akan mengulangi pernyataan yang sama, lalu kembali menanyakan rencana renovasi rumah Anda. Perilaku ini terus berlanjut hingga tuan rumah akhirnya harus mematikan lampu agar mereka berhenti dan benar-benar keluar dari rumah.
3. Berbagi Detail Medis Seperti Duta Merek WebMD
Ada orang-orang tertentu yang memperlakukan riwayat kesehatan pribadinya layaknya berita hangat yang sangat ingin didengar oleh semua orang, bahkan saat sedang menyantap makanan. Mereka bisa saja mengumumkan keberhasilan prosedur kolonoskopi kepada rekan kerja yang hanya ingin menikmati kopi bersama di pagi hari. Mereka menafsirkan rasa khawatir yang sopan dari orang lain sebagai ketertarikan yang tulus terhadap setiap gejala penyakitnya secara terperinci.
4. Menggunakan Kontak Fisik Seperti Tanda Baca
Mereka memiliki kecenderungan untuk sering menyentuh, seperti menepuk bahu, menarik lengan, atau menepuk punggung sebagai penekanan dalam setiap kalimat yang diucapkan. Mereka benar-benar tidak melihat bagaimana orang lain menarik diri secara halus atau tiba-tiba mengingat ada hal lain di seberang ruangan. Orang ini beroperasi tanpa menyadari batas tak terlihat dan ingin terlihat hangat, namun sentuhan mereka justru terasa seperti permainan kejar-kejaran yang tidak diinginkan.
5. Buta Warna Emosional Terhadap Suasana di Dalam Ruangan

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
