Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Oktober 2025, 15.56 WIB

Tanggul Baswedan Jebol, 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir, Puluhan Warga Mengungsi

Tanggul Baswedan di Jatipadang, Jakarta Selatan kembali tergerus (Dok. Sudin SDA Jakarta Selatan) - Image

Tanggul Baswedan di Jatipadang, Jakarta Selatan kembali tergerus (Dok. Sudin SDA Jakarta Selatan)

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (30/10) malam membuat sejumlah wilayah di Jakarta Selatan (Jaksel) kembali terendam banjir. Salah satu penyebab terparah disebut akibat jebolnya tanggul Baswedan di kawasan Jati Padang.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menjelaskan, hingga Jumat (31/10) pukul 07.00 WIB tercatat 11 RT masih terendam banjir. Seluruh banjir terjadi di wilayah Jakarta Selatan.

Salah satu titik terparah ialah berada di kelurahan Jati Padang. Banjir disana disebabkan kombinasi antara hujan deras, luapan kali PHB, dan jebolnya tanggul Baswedan.

"Kelurahan Jati Padang terdapat 5 RT dengan ketinggian air 40 cm, penyebabnya curah hujan tinggi, luapan Kali PHB, dan jebolnya tanggul Baswedan," ujar Yohan, Jumat (31/10).

Sebanyak 10 warga Jati Padang terpaksa mengungsi ke Masjid Al Ridwan akibat tingginya genangan di rumah mereka.

Selain Jati Padang, banjir juga melanda 5 RT di kawasan Duren Tiga, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Kemudiam satu RT di kelurahan Pela Mampang, dengan ketinggian air 30 centimeter.

BPBD mencatat, sebanyak dari 55 RT sempat terendam pada Kamis malam.
Wilayah yang sudah surut antara lain Kelurahan Tengah, Cilandak Timur, Pondok Labu, Kebagusan, Lenteng Agung, Cipete Utara, Bangka, Petogogan, Pela Mampang, Kuningan Barat, dan Pejaten Barat.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel ke seluruh titik genangan untuk mempercepat penanganan. Unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat juga turun tangan membantu penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," jelas Yohan.

Yohan juga mengimbau warga Jakarta agar tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di akhir Oktober ini.

"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," tambahnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore