Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2026, 21.59 WIB

1.398 Warga Mengungsi Akibat Banjir Jakarta, Tegal Alur dan Semper Barat Terparah

Sejumlah warga dievakuasi menggunakan perahu saat banjir menggenangi Perumahan Duta Bandara Permai, Kosambi, Tangerang, Senin (12/01/ 2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Sejumlah warga dievakuasi menggunakan perahu saat banjir menggenangi Perumahan Duta Bandara Permai, Kosambi, Tangerang, Senin (12/01/ 2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (12/1) hingga Selasa (13/1) mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami banjir. Meski titik genangan mulai menyusut, sebanyak 1.398 warga masih terpaksa meninggalkan rumah untuk mengungsi.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menuturkan, warga masih mengungsi di beberapa titik di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

"Sebanyak 1.398 Jiwa masih mengungsi di sejumlah lokasi," ujar Yohan, Selasa (13/1).

Jakarta Barat menjadi wilayah yang paling terdampak secara signifikan. Berdasarkan data terbaru hingga Selasa pukul 14:00 WIB, wilayah Tegal Alur mencatatkan jumlah pengungsi tertinggi.

BPBD mencatat sebaran pengungsi di Jakarta Barat sebagai berikut:

- Kelurahan Tegal Alur: 516 jiwa (149 KK) tersebar di RPTRA Alur Anggrek, Rusun Lokbin, hingga mushola setempat.

- Kelurahan Rawa Buaya: 26 jiwa mengungsi di kantor sekretariat RW dan Balai Warga.

- Kelurahan Cengkareng Barat: 34 jiwa mengungsi di Musholah Al Hidayah.

Jakarta Utara: Ribuan Jiwa Bertahan di Pengungsian

Kondisi serupa terjadi di Jakarta Utara. Meski titik genangan di wilayah ini tercatat di Kelurahan Kalibaru, dampak sosialnya meluas ke kelurahan sekitarnya.

Di Rusun Embrio, Kelurahan Semper Barat, tercatat ada 530 jiwa yang saat ini mengungsi. Sementara di Kelurahan Warakas, sebanyak 175 jiwa telah mengamankan diri di tiga titik rumah ibadah. Secara keseluruhan, total warga yang mengungsi di seluruh Jakarta akibat cuaca ekstrem ini mencapai lebih dari 1.300 jiwa.

Yohan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan tim gabungan untuk mempercepat penanganan di lapangan. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan menyalurkan bantuan logistik.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," tambah Yohan.

Saat ini banjir di Jakarta masih menyisakan di 4 RT. BPBD menargetkan genangan di sisa RT yang terdampak, seperti di Tegal Alur dan Kalibaru yang masih setinggi 30 cm, dapat surut dalam waktu cepat.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore