Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Oktober 2025, 17.15 WIB

Pembangunan Jalan Khusus Tambang di Parung Panjang, Pemkab Bogor Hanya Perlu Bebaskan 25 Persen Lahan Milik Warga

Suasana Jalan Raya Mohammad Toha, Parung Panjang bebas tanpa truk tambang, Minggu (12/10/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com-Pembangunan jalan khusus tambang kompak disuarakan oleh warga Parung Panjang hingga warga Cigudeg Kabupaten Bogor sebagai solusi menguntungkan bagi semua pihak.

Saat bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM, Kepala Desa Rengasjajar Cigudeg Rusli, sempat menyampaikan harapan supaya pembangunan jalan khusus tambang dapat segera dikerjakan. Jika tidak bisa dibangun secara bagus, yang paling penting dapat digunakan untuk jalan truk-truk tambang terlebih dahulu.

Harapan tersebut disampaikan Rusli mengingat ekonomi masyarakat di daerah Rengasjajar dan sekitarnya sangat bergantung pada aktivitas pertambangan. Meski tidak semua masyarakat bekerja di sektor pertambangan, namun banyak usaha warga mati suri setelah tambang ditutup sementara oleh KDM.

Rusli mengatakan, berdasarkan informasi didapat dari pertemuan dengan kepala-kepala desa lain hingga camat dalam rangka pembebasan lahan untuk jalan khusus tambang, perusahaan-perusahaan tambang siap hibahkan lahan mereka yang dilintasi jalan khusus tambang.

Selain itu, perusahaan-perusahaan yang lahan mereka tidak dilintasi jalan tambang juga siap urunan dana guna membantu pembebasan lahan milik warga untuk pembangunan jalan khusus tambang. Perusahaan armada tambang juga siap untuk ururunan dana untuk pembebasan lahan. 

"Lahan milik warga yang perlu dibebaskan tinggal 25 persen lagi, karena 75 persen lahan punya PT. Titik nol dari desa saya, titik akhir di Leuwiranaji, Rumpin," jelas Rusli.

Tak hanya itu, beberapa perusahaan tambang juga siap membantu proses pembentukan jalan supaya pemerintah Kabupaten Bogor tidak terlalu berat menanggung biaya pembangunan jalan khusus tambang.

"Perusahaan tambang ada juga yang turut membantu pembentukan badan jalannya kalau  pemerintah Kabupaten Bogor mau fokus pada pembangunan jembatan, kan ada sampai 8-12 titik jembatan kalau nggak salah. Kan ada nyeberang kali," tutur Rusli. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore