Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Februari 2026, 15.53 WIB

Viral Pelajar Seberangi Sungai Pakai Perahu untuk Sekolah, Bupati Lamtim: Jembatan Merah Putih Segera Dibangun

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah. (Istimewa) - Image

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah. (Istimewa)

JawaPos.com - Beredar video yang memperlihatkan pelajar dan warga harus menggunakan perahu kecil untuk menyeberangi sungai di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Mereka terpaksa menggunakan perahu karena tidak ada akses jembatan.
 
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengatakan, pemerintah sudah berusaha agar jembatan segera dibangun di wilayah tersebut. Dia mengaku sudah beberapa kali meninjau langsung lokasi tersebut.
 
“Jembatan di lokasi itu panjangnya kurang lebih 100 meter. Kalau dikerjakan sendiri oleh pemerintah kabupaten, kami belum mampu karena keterbatasan anggaran, saya juga sudah beberapa kali meninjau ke lokasi,” ujar Ela, Senin (2/2).
 
Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah mengajukan pembangunan jembatan permanen kepada Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk melalui skema bantuan presiden. Namun hingga saat ini, pembangunan belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.
 
 
Usai viral video warga belakangan ini, Desa Kali Pasir mulai mendapat sorotan besar. Pihak Kodim, Kodam, serta Kementerian Pekerjaan Umum telah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi terkini.
 
“Sebagai bentuk afirmasi dan solusi sementara, sambil menunggu jembatan permanen, kami mengusulkan pembangunan jembatan gantung yang diberi nama Jembatan Merah Putih,” imbuhnya.
 
Jembatan Merah Putih ini rencananya akan dibangun pada triwulan pertama atau kedua tahun 2026 oleh pemerintah pusat. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dijadwalkan melakukan pengukuran tahap awal.
 
“BPJN sudah berkoordinasi dan besok akan turun untuk mengukur lokasi. Ini agar masyarakat tidak lagi bergantung pada perahu kecil yang sangat berisiko,” jelasnya.
 
Sementara itu, untuk pembangunan jembatan permanen, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 80 miliar. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur baru mampu mengalokasikan sekitar Rp 18,99 miliar, kekurangannya diharapkan bisa ditutup oleh pemerintah pusat.
 
Bupati Ela menegaskan bahwa penanganan di wilayah tersebut tidak bisa dilakukan secara parsial. Selain pembangunan jembatan, perbaikan tanggul sungai juga menjadi bagian penting dalam solusi jangka panjang.
 
“Masalahnya bukan hanya jembatan. Tanggul sungainya juga harus dibenahi karena selama ini pendek dan kurang kuat. Itu yang menyebabkan banjir di Kecamatan Purbolinggo dan Way Bungur saat hujan deras,” ungkap Ela.
 
Melaihat kondisii ini, Ela menilai pembangunan jembatan permanen nantinya harus didahului dengan penyusunan feasibility study (FS) dan detailed engineering design (DED) agar konstruksi benar-benar aman dan berkelanjutan.
 
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore