Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 November 2025, 23.31 WIB

Soeharto Diusulkan Terima Gelar Pahlawan, Akademisi: Jangan Lupakan Sejarah

Mendiang Presiden Soeharto. (ISTIMEWA) - Image

Mendiang Presiden Soeharto. (ISTIMEWA)

JawaPos.com - Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Universitas Dwijendra, Ni Made Adi Novayanti menilai, Presiden ke-2 RI, Soeharto layak menerima gelar pahlawan. Soeharto dianggap memiliki peran besar dalam pembangunan Indonesia pada masa lalu.
 
“Kalau kita melihat dari segi objektifnya, Bapak Soeharto memimpin kita puluhan tahun loh ya, kita juga harus melihat apa sih yang sudah dibangun oleh beliau. Jadi berhak juga beliau untuk diberikan gelar tersebut,” kata Nova dalam diskusi bertema Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dari Sudut Pandang Energi di Denpasar, Bali, Kamis (6/11).
 
Meskipun diwarnai kontroversi, Nova menilai Soeharto tetap memiliki kontribusi besar untuk Indonesia. Terlebih dia memimpin selama 32 tahun.
 
“Yang jelas, kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa beliau,” imbuhnya.
 
 
Meski begitu, Nova tak ingin pemberian gelar pahlawan ini menjadi konflik berkepanjangan. Pernyataan di ruang publik tidak boleh bersifat menghasut agar tidak memicu kemarahan publik.
 
Senada dengan Nova, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora menilai, bangsa yang besar tidak boleh melupakan jasa para pemimpin terdahulu, termasuk Soeharto yang dikenal sebagai bapak pembangunan nasional. 
 
“Yang jelas, kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa beliau,” ucap Nandya.
 
Dia mempercayakan pemberian gelar ini kepada pemerintah. “Tapi untuk urusan setuju atau tidaknya, saya serahkan pada pihak yang berwenang,” tandasnya.
 
Sebelumnya, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan usulan mengenai Soeharto menjadi pahlawan nasional saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Bahlil yang juga menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini mengatakan Prabowo mempertimbangkan ihwal usulan tersebut.
 
"Yang berikut kami juga tadi melaporkan kepada Bapak Presiden selaku Ketua Umum DPP Partai Golkar. Saya bilang, Bapak Presiden, dengan penuh harapan, lewat mekanisme rapat DPP Partai Golkar, kami sudah mengajukan Pak Harto sebagai pahlawan nasional," kata Bahlil setelah bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11).
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore