Jejeran kuda yang melambangkan energi Tahun Kuda Api yang penuh keberanian, percepatan, dan dorongan perubahan.
JawaPos.com — Tahun Baru Imlek tahun ini bukan sekadar pergantian simbol shio. Terhitung sejak 17 Februari, kalender lunar memasuki Tahun Kuda Api, sebuah kombinasi langka yang hanya terjadi setiap 60 tahun sekali.
Energinya disebut lebih cepat, lebih berani, dan jauh lebih intens dibanding tahun sebelumnya. Peralihan dari Tahun Ular ke Kuda Api membawa perubahan besar.
Dalam astrologi Tiongkok, Kuda melambangkan kekuatan, kebebasan, dan gerak maju. Ketika dipadukan dengan unsur Api, yang identik dengan gairah dan aksi, hasilnya adalah dorongan transformasi yang sulit diabaikan.
Namun, energi yang besar juga menyimpan risiko. Dinamika “yang” yang kuat dapat memicu keputusan tergesa-gesa, konflik, hingga kelelahan emosional jika tidak dikendalikan dengan kesadaran. Tahun ini bukan hanya tentang bergerak cepat, tetapi bergerak dengan arah yang tepat.
Dilansir dari Vogue, Senin (23/2), pelatih spiritual Stefano Attitude menyebut transisi menuju Tahun Kuda Api tidak berlangsung lembut. “Ini intens. Mengguncang. Memaksa Anda melepaskan kulit lama yang terlalu lama dikenakan,” ujarnya.
Berikut lima hal yang sebaiknya dihindari oleh semua shio selama Tahun Kuda Api:
1. Mengambil Keputusan Impulsif
Energi Kuda Api dapat menciptakan dorongan mendesak untuk bertindak, seperti mengirim pesan emosional, resign mendadak, atau membuat keputusan radikal.
Pada momen itu, semuanya terasa seperti “kejelasan.” Padahal, sering kali itu hanyalah luapan emosi yang mencari pelampiasan.
Stefano menjelaskan bahwa tidak semua dorongan untuk bertindak berarti itu keputusan yang tepat. Langkah yang benar mungkin terasa menegangkan, tetapi tetap memberi rasa tenang setelahnya.
Sebaliknya, tindakan impulsif hanya menghadirkan kelegaan sesaat sebelum akhirnya menimbulkan masalah baru. Di Tahun Kuda Api, yang dibutuhkan bukan keberanian tanpa arah, melainkan kejernihan sebelum melangkah.
2. Bergerak Terlalu Cepat Tanpa Arah
Ketika ritme kehidupan terasa makin cepat, diam bisa terasa tidak nyaman. Banyak orang akan merasa harus terus produktif agar tidak tertinggal. Namun, kecepatan tidak selalu identik dengan kemajuan.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
