
Ilustrasi ASN Surabaya. Pemkot Surabaya pastikan PPPK paruh waktu tetap dapat THR Lebaran 2026. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Kepastian tunjangan hari raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu dan paruh waktu di lingkungan Pemkot Surabaya, akhirnya diumumkan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan PPPK penuh waktu akan mendapat THR 100 persen dari besaran gaji, sementara PPPK paruh waktu akan memeroleh THR separuh gaji, disesuaikan dengan lama masa kerja.
“Jadi alhamdulillah hari ini kita berhitung betul karena sesuai dengan peraturan pemerintah (THR) itu disesuaikan dengan kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kita," ucap Eri, Jumat (13/3).
Hal ini sebagaimana Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.
Baca Juga:Posko THR Jatim Terima 20 Aduan, Gubernur Khofifah Minta Perusahaan Bayar THR Maksimal H-7 Lebaran
Kendalanya adalah pemerintah pusat menerapkan efisiensi anggaran besar-besaran, yang berimbas pada pendapatan pemerintah daerah.
Tidak terkecuali Pemkot Surabaya yang APBD nya dipotong sekitar 1 triliun untuk efisiensi.
"APBD kita dipotong ya, belanja kita berbeda dengan tahun kemarin terpotong sekitar Rp1 triliun. Tetapi saya kemarin sampaikan ke Pak Sekda untuk melakukan perhitungan (agar PPPK tetap dapat THR),” lanjutnya.
“Karena secara kinerjanya PNS Surabaya maupun PPPK penuh waktu dan paruh waktu ini berbeda dengan kota-kota lainnya. Targetnya berbeda, jadi saya minta dibuatkan hitungan bagaimana bisa (dapat THR)," ujar Eri.
Lebih jauh, ia menjelaskan berdasarkan PP No. 9 Tahun 2026, PPPK penuh waktu dengan masa kerja kurang dari satu tahun seharusnya menerima THR secara proporsional yakni sesuai masa kerja dibagi 12 bulan dikali nilai gaji.
“Sedangkan untuk PPPK paruh waktu itu tidak diatur, tetapi kalau dihitung dengan model yang PPPK penuh waktu tadi, dia misalnya (masa kerjanya) baru dua bulan dibagi 12 bulan, dikalikan per bulan, itu ketemunya sekitar Rp 600 ribu - Rp700 ribu,” terangnya.

Ernando Ari dan Bruno Moreira Absen! Ini Starting Line Up Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang di Gelora Bung Tomo
Imran Nahumarury Angkat Bicara Usai Semen Padang Kalah dari Persib Bandung
9 Tempat Nasi Padang di Surabaya dengan Rasa Paling Juara Cocok untuk Makan Bareng Keluarga
Viral Mahasiswi Universitas Budi Luhur Mengaku Dilecehkan Oknum Dosen: Pelaku Dinonaktifkan tapi Tetap Digaji
12 Tempat Kuliner Soto Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih
Samsung Rilis Galaxy A07 5G di Indonesia, Andalkan Baterai 6.000 mAh untuk Aktivitas Seharian
Kronologi Operasi Penyelamatan Pilot Jet Tempur F-15E Milik Amerika di Iran: Misi Rahasia AS di Balik Garis Musuh
Jadwal ASEAN Futsal Championship 2026 Timnas Indonesia vs Brunei, Siaran Langsung, dan Live Streaming
Masih Kekurangan Pegawai Terutama Guru, Pemkab Gresik Pastikan Tak Ada Pemecatan PPPK, Belanja Pegawai Hanya 29 Persen
8 Rekomendasi Lontong Balap Legendaris di Surabaya: Kuliner Ikonik dengan Cita Rasa Otentik
