Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Desember 2025, 14.20 WIB

Pemkab Gresik Perluas Peluang Serapan Tenaga Kerja dengan Gandeng Petrokimia Latih Warga Lokal

BEKALI WARGA: VP Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik Rama Yusron Harbiansyah (kiri) simbolis membuka pelatihan dan sertifikasi warga lokal (4/12). (Disnaker untuk Jawa Pos) - Image

BEKALI WARGA: VP Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik Rama Yusron Harbiansyah (kiri) simbolis membuka pelatihan dan sertifikasi warga lokal (4/12). (Disnaker untuk Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membuka belasan jenis pelatihan hingga sertifikasi sepanjang 2025. Pelatihan itu dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, perusahaan, dan Rumah Vokasi.

Kepala Disnaker Gresik Zainul Arifin mengatakan, pelatihan dan sertifikasi yang dibuka berdasarkan kebutuhan industri di Kota Pudak. Bahkan, beberapa lulusan telah bekerja di Kalimantan. "Ekosistem sudah terbentuk. Misalnya, perusahaan A butuh ahli K3, maka kami sodorkan nama-nama yang punya sertifikasi. Kemudian perusahaan melakukan wawancara," ucapnya.

Mantan Camat Manyar itu menyebut, banyak lulusan pelatihan Disnaker saat ini sudah bekerja di perusahaan, termasuk di Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE). Pemkab Gresik juga menggandeng sejumlah perusahaan dalam menggelar pelatihan, seperti PT Petrokimia Gresik yang membuka pelatihan dan sertifikasi operator forklift kelas 2.

Vice President (VP) Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik Rama Yusron Harbiansyah menyatakan, melalui program Generasi Andalan Gresik Ahli dan Handal (Gagah), perusahaan mendukung pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia lokal yang andal di sektor industri.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob menyampaikan pertumbuhan industri di Gresik diprediksi semakin pesat ke depannya. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga kerja andal dan bersertifikat di Gresik akan semakin besar. "Percepatan industrialisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi masyarakat lokal, agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu berperan aktif dan bersaing," ujar Daconi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, program Gagah selaras dengan berkembangnya kawasan industri dan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja tersertifikasi di Gresik. Tahun ini terdapat 17 peserta dari 8 kelurahan/desa ring I serta perwakilan masyarakat Gresik yang mengikuti program Gagah berupa pelatihan dan sertifikasi operator forklift kelas 2.

"Kami berharap peserta dapat menyelesaikan pelatihan dengan baik dan bisa mendapatkan Surat Izin Operator (SIO) atau lisensi resmi operator forklift. Dengan begitu, peluang kerja semakin luas," pungkasnya. (son)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore