Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Oktober 2025, 19.39 WIB

Dua Kopdes Merah Putih Pasok Kebutuhan MBG dan Sekolah Rakyat

KMP Kelurahan Terate jadi pemasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. - Image

KMP Kelurahan Terate jadi pemasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

JawaPos.com -  Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Terate jadi pemasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) PPNU Terate Gresik. Kolaborasi itu menjadi yang pertama di Jawa Timur. Pemkab Gresik mendorong kolaborasi itu juga ditiru oleh Kopdes yang lain.

Tenaga Pendamping Kapasitas Usaha di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Pedagangan (Diskoperindag) Gresik Moh. Charis Hardianto mengatakan bahwa perkembangan kelembagaan koperasi di Gresik menunjukkan hasil positif.

“Kopdes merah putih sudah 100 persen berbadan hukum. Kami juga telah melaksanakan bimbingan Proposal Bisnis (Probis) di seluruh KKMP, termasuk kerja sama dengan sejumlah universitas di Gresik,” ucapnya.

Terdapat 40 gerai yang beroperasi di Kota Pudak. Seperti KMP Kelurahan Terate yang jadi pemasok SPPKG dan KMP Desa Mriyunan yang jadi pemasok Sekolah Rakyat. “Ini cukup bagus karena terjadi perputaran ekonomi dengan mengkolaborasikan antar program,” ucapnya.

Ketua Koperasi Merah Putih Terate Nanang Subaidi menjelaskan bahwa selain memenuhi kebutuhan masyarakat, koperasi juga mengembangkan bisnis kerja sama dengan SPPG sebagai pemasok.

“Saat ini kami bekerja sama dengan dua mitra, yaitu Ndonfood dan gerai Wahyuni. Kedepan, kami berupaya memperluas pasokan, termasuk untuk beras dan susu, dengan tetap menjaga standar kualitas,” jelasnya.

Sementara itu, Anita Kusuma Putri, Kepala SPPG Terate, menambahkan bahwa kerja sama ini mencakup suplai telur dan bahan baku kering seperti kecap, bumbu dapur, dan gula.

“Ke depan, kami berharap kerja sama ini bisa diperluas untuk bahan pokok lain seperti beras dan susu, tentunya dengan kualitas dan harga yang sesuai,” terangnya.

Terpisah, Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa program pemerintah pusat memang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Karena itu Pemkab Gresik membentuk sebuah ekosistem perputaran ekonomi. “Sudah ada dua, satu di Terate satu di Mriyunan. Saling berkolaborasi,” ucapnya.

Pihaknya mendorong agar KMP yang lain juga membentuk kolaborasi serupa. Apalagi Pemkab Gresik telah memberikan fasilitas pendampingan penyusunan rancangan bisnis dengan menggandeng sejumlah universitas.

“Untuk permodalan ada Himbara, sementara SPPG bisa mengajukan ke Bank Gresik, kami permudah,” pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore