Persib Bandung bersiap menghadapi Madura United di GBLA meski tanpa tiga pemain kunci bernilai Rp 29,45 miliar. (Dok. Persib)
JawaPos.com — Persib Bandung menghadapi ujian berat jelang duel kontra Madura United pada pekan ke-23 Super League 2025/2026, Kamis (26/2/2026). Tiga pemain dengan total nilai pasar Rp 29,45 miliar dipastikan absen saat Maung Bandung bertarung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Situasi ini datang di momen krusial ketika Persib Bandung sedang diburu Persija Jakarta di papan atas klasemen. Kemenangan jadi harga mati demi menjaga asa di jalur perebutan gelar musim ini.
Tak hanya kehilangan pemain, Persib Bandung juga tak akan didampingi pelatih kepala Bojan Hodak di sisi lapangan. Kursi komando sementara dipegang asisten pelatih Igor Tolic yang memastikan tim tetap berada dalam kendali.
Igor Tolic menegaskan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana meski situasi tak ideal. Ia memastikan strategi, game plan, hingga skema set piece sudah dimatangkan demi menjaga tren positif.
“Kami melakukan persiapan dengan baik menuju pertandingan. Kami mengasah materi taktikal, bagaimana melancarkan serangan dan kami melatih pertahanan dan set piece. Saya rasa kami sudah siap,” ucap Igor Tolic.
Ucapan itu menjadi penegas jika ruang ganti Persib Bandung tetap solid meski tanpa sosok utama di bench. Fokus utama kini mengamankan tiga poin dan melanjutkan lima kemenangan beruntun yang sudah diraih.
Selain Bojan Hodak, tiga pemain kunci diprediksi absen dalam laga penting ini. Mereka adalah Thom Haye dengan harga pasaran Rp 17,38 miliar, Marc Klok senilai Rp 6,95 miliar, dan Julio Cesar dengan valuasi Rp 5,12 miliar.
Thom Haye tak bisa tampil karena alasan personal. Sementara Marc Klok dan Julio Cesar masih menjalani pemulihan cedera yang membuat mereka belum cukup bugar untuk diturunkan.
Total nilai pasar ketiganya mencapai Rp 29,45 miliar, angka yang mencerminkan betapa vitalnya kontribusi mereka di skuad utama. Absennya tiga bintang ini tentu mengurangi kedalaman dan pengalaman di lapangan.
Namun bek asal Italia, Federico Barba, menilai situasi ini bukan alasan untuk melemah. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan persatuan di dalam tim sebagai fondasi utama kekuatan Persib Bandung.
Baca Juga: Prediksi Skor Persib Bandung vs Madura United! Maung Bandung Dihantui Rekor Buruk Tanpa Bojan Hodak
Menurut Barba, tim tak boleh terpengaruh kondisi di luar teknis pertandingan. Selama visi dan misi tetap sama di ruang ganti, kekuatan kolektif akan menjadi pembeda.
“Ini situasi yang bisa terjadi di tengah musim seperti ini. Kami sudah siap, kami tetap didampingi coach Igor Tolic di sini dan bagi kami, ini sama. Penting adalah semua harus kami lalui bersama, kami berkomunikasi bersama-sama dan kami adalah tim. Ketika menjadi sebuah tim, semua individu harus menyatu dengan yang lain,” imbuhnya.
Pernyataan itu memperlihatkan mentalitas Maung Bandung yang tak ingin goyah. Kebersamaan jadi senjata utama untuk menghadapi tekanan dan ekspektasi bobotoh.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
