Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink. (Istimewa)
JawaPos.com–Kemenangan penting diraih Dewa United Banten FC saat menjamu Borneo FC Samarinda pada lanjutan BRI Super League 2025/26, Minggu (22/2). Bermain di Indomilk Arena, skuad berjuluk Banten Warrior menang 2-1.
Namun sorotan utama laga ini tak lepas dari peran pelatih mereka, Jan Olde Riekerink, yang sukses meracik strategi tepat di tengah tekanan. Dewa United sempat berada dalam situasi sulit di awal pertandingan. Borneo FC tampil dominan dan berani menekan sejak menit pertama.
Jan Ole Riekerink mengakui Dewa United tidak memulai laga lawan Borneo FC dengan ideal. Meski begitu, efektivitas menjadi pembeda.
Dua gol cepat dari Alex Martins pada menit ke-21 dan 25 mengubah arah pertandingan. Brace tersebut membuat Dewa United bermain lebih tenang.
Borneo FC sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Komang Teguh di menit ke-33. Namun hingga peluit panjang berbunyi skor tetap 2-1 untuk tuan rumah.
Riekerink menyebut kemenangan ini bukan hasil yang datang begitu saja. Dia menilai anak asuhnya menunjukkan respons positif setelah berada di bawah tekanan.
“Saya senang dengan raihan tiga angka melawan Borneo FC. Kami memulai pertandingan dengan tidak baik saat lawan mendominasi. Dua gol di babak pertama membantu kami. Di babak kedua kami mencari solusi agar bisa bermain lebih baik. Yang terpenting kami menang,” ujar pelatih asal Belanda tersebut dikutip dari ileague.id.
Bagi Riekerink, kemenangan atas salah satu kandidat kuat juara menjadi bukti perkembangan tim. Dia menekankan bahwa konsistensi dan fokus menjadi kunci dalam persaingan liga yang ketat.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren positif Dewa United setelah sebelumnya menaklukkan PSM Makassar 2-0. Tambahan tiga poin membuat mereka kini mengoleksi 30 angka dan naik ke posisi ke-10 klasemen sementara.
Meski begitu, Riekerink memilih tetap merendah. Mantan pelatih Galatasaray itu menegaskan bahwa perjalanan musim masih panjang dan setiap laga memiliki tantangan berbeda.
”Kami fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Kami selalu belajar dari setiap laga. Di Indonesia tidak ada pertandingan yang mudah,” tutur Riekerink.
Pendekatan realistis tersebut menjadi fondasi Dewa United musim ini. Di bawah arahan Riekerink, tim tampil lebih disiplin dan mampu memaksimalkan peluang.
Jika konsistensi terjaga, bukan tidak mungkin Banten Warrior terus merangsek naik dan menjadi kuda hitam dalam perburuan papan atas BRI Super League 2025/26.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
