Bruno Moreira saat mencetak gol penalti Persebaya ke gawang Persijap Jepara. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Kapten Bruno Moreira sempat memberi asa Persebaya saat sukses mencetak gol via tendangan penalti ke gawang Persijap Jepara pada menit 90+3, yang membuat Green Force hanya berselisih satu gol dengan sisa waktu injury time masih tersisa sekitar enam menit.
Namun, gol Bruno itu hanyalah pelipur lara sejenak karena Persijap justru memperbesar keunggulan menjadi 3-1 lewat brace Iker Guarrotxena di penghujung laga, sekaligus mengunci kemenangan atas Persebaya.
Bruno Moreira pun mengakui bahwa Persijap benar-benar tampil solid sehingga membuat Persebaya menjalani laga yang berat dan menguras fisik serta mental seluruh tim.
"Pertandingan tadi memang sangat sulit dan terbukti Persijap bisa meraih kemenangan. Saya berharap kami bisa bermain lebih baik, tapi inilah sepak bola dan saat ini permainan kami sedang buruk," ungkapnya seperti dikutip dari akun YouTube resmi klub.
Bruno memang menjadi pemain Persebaya paling menonjol pada prtandingan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini itu. Mengutip dari Sofascore, ia mendapat nilai tertinggi di skuadnya yaitu 7,6.
Sepanjang laga, ia mencatatkan empat shoot, dua diantaranya mengarah ke gawang, satu berbuah gol. Bruno juga berkontribusi dalam dua umpan crossing akurat, dengan akurasi passing secara keseluruhan di angka 79 persen (19 passing akurat dari total 24).
Sang kapten juga bekerja keras dalam membantu pertahanan, dengan mencatatkan dua defensive contributions, membukukan dua clearance, lima recoveries, delapan kali unggul duel darat dan dua kali menang duel udara.
Pemain asal Brasil ini pun bertekad move on dari kekalahan tersebut, karena laga berikutnya tidak kalah berat yaitu menjamu PSM Makassar. Ia juga akan melakukan evaluasi.
"Kini kami akan istirahat untuk pemulihan, kemudian kami akan evaluasi dan menganalisis apa saja kekurangan kami, agar kami bisa meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya," tegasnya.
Karena hanya memiliki waktu recovery yang relatif singkat, maka ia pun akan memaksimalkan waktu istirahat untuk memulihkan fisik dan mental, dan menambah makanan bernutrisi agar lebih bugar.
"Kami harus segera menjalani pemulihan karena waktu perjalanan dari Jepara ke Surabaya setidaknya harus ditempuh hingga tujuh jam. Kami akan menambah nutrisi lewat makanan, beristirahat dengan nyenyak, agar kami bisa berlatih lebih bugar dan siap secara fisik maupun mental menghadapi PSM. Kami bertekad meraih poin penuh meski PSM adalah lawan yang tangguh," tekadnya.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
