Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Februari 2026, 01.17 WIB

Resmi! FIFA Hukum Mantan Manajer Timnas Indonesia, Sumardji Didenda Rp 324 Juta dan Dilarang Dampingi 20 Laga

Manajer Timnas Indonesia Sumardji blak-blakan soal target di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Angger Bondan/Jawa Pos) - Image

Manajer Timnas Indonesia Sumardji blak-blakan soal target di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Angger Bondan/Jawa Pos)

 
JawaPos.com – FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada mantan Manajer Timnas Indonesia, Sumardji. Ia dihukum larangan mendampingi tim selama 20 pertandingan serta denda sebesar 15 ribu franc Swiss atau setara Rp 324 juta.
 
Sanksi tersebut dijatuhkan usai sidang Komite Disiplin (Komdis) FIFA yang digelar pada 18 November 2025. Putusan itu tertuang dalam dokumen bernomor FFD-25650. FIFA menyatakan Sumardji terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) Kode Disiplin FIFA terkait tindakan kekerasan terhadap ofisial pertandingan.
 
Insiden itu terjadi sesuai laga Irak versus Indonesia pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah (11/10).
 
 
Dalam laporan pertandingan, Sumardji disebut melakukan dorongan keras dari belakang kepada wasit Na Ming asal China hingga terjatuh. Akibat insiden tersebut, Sumardji diganjar kartu merah setelah pertandingan berakhir.
 
Selain Sumardji, dua pemain Timnas Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama, juga menerima kartu merah dalam laga tersebut. FIFA menilai ketiganya melakukan intimidasi berlebihan terhadap wasit yang menjurus pada tindakan kekerasan.
 
Empat hari setelah insiden, tepatnya pada 15 Oktober 2025, Sekretaris Komdis FIFA membuka proses disiplin terhadap Sumardji. Namun, selama masa pemeriksaan, Sumardji tidak mengajukan klarifikasi atau pembelaan. FIFA menilai hal tersebut sebagai pengakuan atas tuduhan yang dilayangkan.
 
Sumardji mengaku sempat mengajukan banding atas putusan tersebut. Namun, banding itu ditolak FIFA sehingga sanksi tetap berlaku. “Ya, seperti itu sanksi Komdis FIFA. Saya tidak boleh mendampingi tim di bench selama 20 pertandingan,” ujar Sumardji, kemarin.
 
Mantan Kapolresta Sidoarjo itu mengaku kecewa dengan putusan sanksi Komdis FIFA. Hukumannya dinilai sangat berat. “Super kecewa. Karena tidak masuk nalar dengan peristiwanya,” tegas mantan manajer tim Bhayangkara FC tersebut.
 
Meski mendapat hukuman berat, sanksi tersebut tidak memengaruhi kinerja Sumardji di Timnas Indonesia. Sebab, saat ini Sumardji sudah bukan lagi manajer Timnas Indonesia. Ia mengundurkan diri pada 16 Desember 2025, tepat setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal SEA Games 2025 Thailand. Setelah mundur, Sumardji fokus menjalani peran sebagai Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia.
 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore