Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 02.31 WIB

Terkuak 3 Negara Eropa Tujuan PSSI untuk Temui Pelatih Anyar Timnas Indonesia, Ada Belanda!

Zainudin Amali. (Dok. PSSI) - Image

Zainudin Amali. (Dok. PSSI)

JawaPos.com-Wakil Ketua Umum I PSSI Zainudin Amali memberikan bocoran terkait negara tujuan yang akan dikunjungi untuk menemui dan mewawancara kandidat pelatih baru Timnas Indonesia. Ada tiga negara yang dituju, termasuk Belanda yang masuk dalam daftar destinasi federasi.

Ungkapan sekaligus menambah bocoran yang sebelumnya disampaikan Zainudin Amali terkait seleksi pelatih Timnas Indonesia. Dia menyebut bahwa Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji akan terbang ke Eropa pekan ini.

"Ya ini Pak Mardji masih ada di sini. Yang jelas dia ditugaskan ke Eropa, ya kan. Eropa kan banyak, cuma negaranya, ya negara sepak bola lah," ujar Amali saat mengunjungi latihan Timnas Indonesia U-22 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11) sore.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu mengakui jika salah satu negara yang akan didatangi Exco PSSI bersama dengan Direktur Teknik (Dirtek) PSSI Alexander Zwiers adalah Belanda.

Tapi ketika ditanya terkait teknis wawancara, Amali mengaku belum bisa memastikan apakah semuanya dilakukan di satu negara atau terpisah. 

"Ada Belanda, jangan nanya orang ya," terang Amali.

"Enggak tahu teknisnya Pak Mardji seperti apa, tetapi tadi ada yang tanya itu, ya itu salah satu negara, itu," ucap dia menambahkan.

Amali kemudian menyebut negara lain yang juga jadi destinasi PSSI dalam menyeleksi pelatih selain Belanda. "Nah ini masih ada di sini, tanya aja nanti dia. Ya dia ada, ya ada Inggris, ada Spanyol, ada apa lagi gitu loh," ucap Amali.

Kandidat pelatih Timnas Indonesia sendiri sampai saat ini ada lima. Namun PSSI masih menolak untuk membocorkannya sosok-sosok yang masuk dalam radar federasi.

Amali kembali menegaskan bahwa PSSI tak akan menyebut sosoknya. Dia cukup memberikan bocoran berupa negara, yang merupakan destinasi untuk wawancara dan juga asalnya yang juga jawabannya cukup mengambang.

"Negara, saya sebut negara ya. Saya tidak akan menyebut orang. Karena itu menjaga privasinya. Kami, federasi harus menjaga privasi. Jangan-jangan yang kami sudah sebut menolak lagi. Makanya, ya negara aja," jelas Amali.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore