Pelatih Arsenall Mikel Arteta. (Dok Arsenal FC)
JawaPos.com – Mikel Arteta menyebut Arsenal berhasil "menunjukkan jati dirinya" dalam kemenangan besar 4–1 atas Tottenham Hotspur pada Minggu (22/2) setelah merasa "malu" dengan hasil imbang melawan Wolves pada pertandingan sebelumnya.
Sumbangan masing-masing dua gol dari Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres untuk The Gunners sukses mengukuhkan tim terkuat dalam derby London utara yang mengesankan untuk memperlebar keunggulan lima poin di puncak klasemen Liga Inggris
Ketahanan Arsenal telah berulang kali dipertanyakan musim ini dan kritik itu semakin keras setelah menyia-nyiakan keunggulan untuk bermain imbang 2–2 melawan sang juru kunci di tengah pekan lalu.
Namun, tim asuhan Arteta merespons dengan mengesankan dengan membantai rivalnya yang memberi kemenangan kelima berturut-turut atas Spurs, menyamai rekor terbaik mereka sejak 1989 silam.
"Rasanya seperti kami menunjukkan kemampuan (terbaik) kami (dalam kemenangan melawan Tottenham). Tetapi Anda harus menunjukkannya lagi dan lagi dan lagi karena jika Anda hanya menganalisis setiap pertandingan, itu seperti roller coaster besar dan tidak berkelanjutan," katanya.
"Saya sangat bangga dan bahagia dengan apa yang telah saya lihat di luar sana, terutama cara kita menjalani 72 jam terakhir karena saya pikir pertandingan ini khususnya membutuhkan konteks tertentu."
"Setelah apa yang terjadi melawan Wolves (yang mengecewakan dengan hasil imbang) dan cara kami kehilangan dua poin di tendangan terakhir pertandingan, itu sangat berat. Tapi itulah keindahan permainan ini."
“Tidak ada penjelasan setelah menonton ulang pertandingan bagaimana kami bisa bermain imbang. Dari sudut pandang mana pun, Anda menontonnya kembali dan berkata 'itu tidak mungkin,' dan Anda harus menontonnya lagi dan mengatakan itu tidak akan terjadi."
"Tapi itu terjadi, dan kemudian Anda harus bangkit karena merasa marah, kesal, (dan) malu pada suatu titik (setelah kehilangan poin). Kita semua berasal dari berbagai negara, kita semua memiliki perasaan yang berbeda, dan kemudian Anda harus menyatukan semua orang."
“Dan sungguh menyenangkan menghabiskan waktu bersama mereka (para pemain Arsenal), menyelaraskan semuanya dan berkata, 'Oke, apa yang akan terjadi di babak selanjutnya?'" pungkas pelatih asal Spanyol itu.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
