Presiden Pelaksana FC Barcelona, Rafa Yuste. (X/@barcareportx)
JawaPos.com - Rafa Yuste menjalani debutnya sebagai Presiden Pelaksana FC Barcelona dalam kunjungan ke ibu kota Spanyol, Rabu (11/2). Kehadiran Yuste tidak hanya untuk mendampingi tim dalam laga perempat final Copa del Rey melawan Atletico Madrid, tetapi juga membawa pesan penting mengenai arah kebijakan klub pasca mundurnya Real Madrid dari proyek Superliga.
Rombongan Blaugrana tiba di Madrid lebih awal dari jadwal semula guna menghindari kendala cuaca akibat badai angin yang melanda wilayah Catalunya. Sebagai otoritas tertinggi klub saat ini, Yuste dijadwalkan menghadiri jamuan makan siang resmi bersama jajaran direksi Atletico Madrid di Restoran De Maria pada Kamis (12/2) siang waktu setempat, sebelum laga krusial di Stadion Metropolitano berlangsung.
Setibanya di Hotel Intercontinental, Madrid, perhatian media tertuju pada sikap Barcelona terkait dinamika terbaru Superliga. Menanggapi keputusan Real Madrid yang akhirnya menarik diri dari proyek tersebut dan beralih ke UEFA, Yuste memilih untuk bersikap diplomatis.
"Kami telah menyampaikan posisi resmi klub, tidak ada lagi yang perlu ditambahkan. Mengenai apakah ini merupakan kekalahan bagi Real Madrid, yang terpenting bagi kami adalah terciptanya persatuan dalam sepak bola Spanyol," ujar Yuste dikutip melalui laman Mundo Deportivo, Kamis (12/2).
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Barcelona yang telah lebih dulu menarik diri dari European Super League Company pada akhir pekan lalu. Langkah ini menandai normalisasi hubungan antara raksasa Catalunya tersebut dengan badan sepak bola Eropa, UEFA, setelah sempat terlibat ketegangan selama beberapa bulan terakhir.
Rafa Yuste, yang sebelumnya merupakan Wakil Presiden di bawah kepemimpinan Joan Laporta, kini memegang kendali operasional klub hingga pemilihan presiden baru terlaksana.
Di sisi lain, Joan Laporta dipastikan tidak ikut serta dalam rombongan ke Madrid. Meski sempat mendapatkan undangan dari relasi bisnis di ibu kota, Laporta memilih untuk tetap berada di Barcelona guna memfokuskan diri pada persiapan kampanye pemilihan presiden klub mendatang.
Laga melawan Atlético Madrid ini pun menjadi ujian perdana bagi Yuste dalam merepresentasikan martabat Barcelona di panggung nasional sebagai pemimpin transisi.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
