Virgil van Dijk menyalahkan angin yang membuat Liverpool kalah dari Bournemouth. (Dok. Liverpool)
JawaPos.com - Kekalahan dramatis 3-2 dari Bournemouth di Vitality Stadium mengakhiri rekor tak terkalahkan Liverpool dalam 13 pertandingan Liga Premier.
Hasil pahit ini terasa semakin menyakitkan karena ditentukan di menit-menit akhir, sekaligus memicu reaksi keras dari para pendukung Anfield terhadap pernyataan kapten mereka, Virgil van Dijk, setelah laga.
Pertandingan tersebut berubah menjadi mimpi buruk bagi tim asuhan Arne Slot. Bournemouth membuka keunggulan lewat Evanilson di babak pertama setelah Van Dijk gagal mengantisipasi bola pantul.
Hanya tujuh menit berselang, Alex Jimenez menggandakan keunggulan tuan rumah dan membuat Liverpool tertekan.
The Reds sempat bangkit. Van Dijk menebus kesalahannya dengan sundulan cerdik tepat sebelum jeda, lalu Dominik Szoboszlai menyamakan skor lewat tendangan bebas indah yang melewati pagar betis Bournemouth pada menit ke-80.
Namun, drama belum selesai. Amine Adli mencetak gol penentu kemenangan Bournemouth, sekaligus memastikan Liverpool pulang tanpa poin.
Melansir Give Me Sport, yang membuat suasana semakin panas adalah komentar Van Dijk setelah pertandingan.
Bek asal Belanda itu secara mengejutkan menyalahkan kondisi angin atas gol pembuka Bournemouth, sebuah pernyataan yang langsung menuai kritik dan dianggap sebagian fans sebagai upaya menghindari tanggung jawab.
Secara keseluruhan, hanya sedikit pemain Liverpool yang bisa meninggalkan Inggris selatan dengan kepala tegak.
Florian Wirtz sempat memberi percikan di lini depan yang tampil kurang menggigit, sementara Hugo Ekitike dan Rio Ngumoha terlihat cukup menjanjikan setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Namun, masalah utama Liverpool malam itu jelas terletak pada pertahanan yang rapuh dari awal hingga akhir. Gol pembuka Bournemouth pada menit ke-27 menjadi contoh paling jelas.
Bola eksekusi Marco Senesi memantul ke arah Van Dijk dan Alex Scott, tetapi sang kapten gagal mengontrolnya. Scott dengan cepat mengalirkan bola ke Evanilson yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang.
Saat berbicara setelah laga, Van Dijk diminta menjelaskan periode singkat ketika Bournemouth mencetak dua gol cepat. Alih-alih mengakui kesalahan, ia menyoroti faktor cuaca.
"Nah, untuk gol pertama, saya rasa itu bola yang sulit untuk dinilai karena keadaan. Anginnya sangat menyulitkan, saya rasa Anda melihatnya, terutama ketika kami memainkan bola-bola panjang di sisi mereka. Sangat sulit untuk menilai. Kebobolan gol itu bukanlah masalah, tetapi saya rasa kami mengontrol permainan dengan cukup baik sebelum itu."

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
