
Penyerang Ral madird Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. (ig @realmadrid)
JawaPos.com-Manajer Real Madrid Alvaro Arbeloa menyebut, kemenangan telak 6-1 atas AS Monaco sebagai momen penting. Laga tersebut bukan hanya menandai debut Eropa yang mengesankan bagi Arbeloa.
Alvaro Arbeloa kemudian menekankan bahwa kemenangan tersebut adalah milik pemain dan penggemar. Hubungan tim dengan Bernabeu adalah elemen kunci jika Real Madrid ingin meraih gelar.
“Ini adalah kemenangan bagi para pemain, ini milik mereka, medali ini untuk mereka dan untuk para pendukung Bernabeu. Jika kita ingin memenangkan sesuatu, kita membutuhkannya,” papar Arbeloa.
“Saya pikir malam ini telah menunjukkan bahwa Real Madrid lebih baik ketika Bernabeu berada di pihak mereka. Banyak dari kita telah mengalaminya dan kita tahu apa arti Bernabeu. Sangat bahagia,” imbuh dia.
Salah satu isu yang sempat menjadi sorotan di era sebelumnya adalah kontribusi defensif Vinicius dan Mbappe. Arbeloa pun memberi pandangan yang cukup menarik, seolah menyentil pendekatan lama yang terlalu menuntut mereka dalam fase bertahan.
“Setiap kali tim bermain kompak, mereka adalah yang pertama melakukan pressing. Saya rasa Kylian dan Vini sama-sama berusaha, tapi jujur saja, saya rasa mereka tidak seharusnya kelelahan di belakang para gelandang; saya ingin mereka tetap segar,” terang dia.
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa Arbeloa lebih memilih menjaga ketajaman dua bintang tersebut, ketimbang memforsir mereka dalam tugas defensif yang menguras energi.
Mengenai awal perjalanannya sebagai pelatih kepala, Arbeloa mengaku mendapat sambutan positif dari ruang ganti. Dia menegaskan filosofi sederhananya membuat pemain bahagia agar potensi terbaik mereka keluar.
“Saya baik-baik saja, terima kasih kepada semua orang. Saya menjadi pelatih untuk membantu para pemain dan mengeluarkan potensi terbaik dari masing-masing mereka. Saya ingin mereka bahagia, dan dengan begitu kita pasti bisa berjuang untuk meraih segalanya,” ungkap dia.
“(Para pemain) telah menyambut saya dengan hangat dan membantu saya. Mereka memahami sepenuhnya apa arti Real Madrid. Real Madrid adalah tentang gairah, karakter, penggemar, dan kerja keras,” kata dia.
Di sisi lain, Real Madrid juga bersiap menyambut kembalinya Brahim Diaz dari tugas internasional, meski sang pemain baru saja mengalami momen pahit usai gagal mengeksekusi penalti di final AFCON. Arbeloa tetap memberi apresiasi tinggi atas kontribusinya.
“Dia menjalani turnamen yang luar biasa, dan jika mereka mencapai final, itu sebagian besar berkat dia. Saya ingin sekali memeluknya; dia adalah pemuda yang sangat cakap dan dapat beradaptasi di beberapa posisi. Rekan-rekan setimnya juga ingin sekali memeluknya,” ucap Arbeloa.
Akhir pekan ini, Real Madrid akan bertandang ke La Ceramica untuk menghadapi Villarreal. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Arbeloa untuk meraih kemenangan ketiga beruntun sekaligus menekan Barcelona dalam persaingan puncak klasemen.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
