Arne Slot dan Florian Wirtz. (PA Images)
JawaPos.com - Juru taktik Liverpool, Arne Slot, akhirnya buka suara soal adaptasi Florian Wirtz, sang permata Jerman yang baru mendarat di Liga Inggris. Menurut pelatih asal Belanda ini, pemain seperti Wirtz memang butuh waktu ekstra untuk menyesuaikan diri dengan kerasnya ritme dan intensitas Premier League.
Awal perjalanan si maestro muda di Merseyside memang tidak mudah. Selama 15 laga pertamanya di liga, ia belum juga mencetak gol atau assist. Namun, perlahan tapi pasti, si nomor tujuh Liverpool mulai menemukan denyut permainannya. Dalam dua pertandingan terakhir, Wirtz akhirnya terlibat langsung dalam skema gol, tanda bahwa ia mulai “klik” dengan permainan The Reds.
Catatan ini menjadi momen terbaiknya sejak November–Desember tahun lalu, ketika ia sempat mencatatkan keterlibatan gol dalam enam laga liga beruntun bersama Bayer Leverkusen. Kini, harapan yang sama mulai tumbuh di Anfield.
Slot menegaskan, pemain baru—terutama yang datang dari luar Inggris—tidak bisa langsung disulap menjadi mesin instan. Selain Wirtz, Hugo Ekitike juga masih berada dalam fase penyesuaian.
“Hanya dia yang bisa menjawab pertanyaan itu,” ujar Slot saat ditanya apakah Wirtz sudah cukup lama beradaptasi. “Saya hanya bisa berbicara dari pengalaman saya sebagai orang yang jauh lebih tua darinya. Beberapa bulan pertama di negara baru itu memang terasa berbeda, apalagi ini juga pengalaman pertama saya bekerja di luar negeri,” sambung Slot dipetik dari Fotmob.
Bagi Slot, adaptasi bukan hanya soal taktik dan latihan. Ada sisi kehidupan yang ikut berubah. Sang pelatih memahami betul bahwa hal ini bisa memengaruhi performa pemain di lapangan.
“Hidup Anda terasa terbalik. Sebagai manajer, mungkin itu bukan masalah terbesar karena saya tidak harus berlari di lapangan. Tapi saya benar-benar mengerti bahwa beberapa pemain butuh waktu untuk beradaptasi, bahkan di luar lapangan,” bebernya.
“Namun, adaptasi terbesar bagi pemain dari luar negeri adalah liga ini—dan betapa brutal intensitas persaingannya,” paparnya lagi.
Slot juga meluruskan keputusan menarik Wirtz saat melawan Wolves. Menurutnya, pergantian itu sama sekali bukan karena sang pemain tampil buruk.
“Sekali lagi, saat melawan Wolves, meski kami hanya bermain sekali seminggu, Anda bisa melihat Hugo mengalami kram setelah 70 atau 75 menit. Florian saya tarik bukan karena dia bermain buruk, tetapi karena dia hampir tidak bisa berlari lagi,” tegasnya.
“Situasi ini menunjukkan betapa besarnya lompatan yang harus dilalui pemain baru untuk menyesuaikan diri dengan intensitas liga ini.”

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
