Harry Kane (Instagram @harrykane)
JawaPos.com - Harry Kane dan Vincent Kompany memuji dampak yang diberikan pemain dari bangku cadangan saat Bayern Munchen mengalahkan Stuttgart dalam penampilan gemilang di babak kedua lanjutan Bundesliga, Sabtu (6/12) malam.
Konrad Laimer membuka skor pada menit ke-11, tetapi Bayern kesulitan untuk memperpanjang dominasi mereka di babak pertama karena gol Nikolas Nartey dianulir karena offside setelah tinjauan VAR.
Kompany memilih sejumlah perubahan pada menit ke-60, termasuk memasukkan Kane, yang kemudian mencetak tiga gol gemilang pada 30 menit terakhir.
Kane menggandakan keunggulan Bayern dengan usaha kerasnya pada menit ke-66 sebelum pemain pengganti lainnya, Josip Stanisic, mencetak gol dari jarak jauh pada menit ke-78 untuk membawa mereka mengendalikan permainan.
Kapten Inggris itu kemudian menambah golnya dengan dua gol dalam 10 menit terakhir, yang memperlebar keunggulan Bayern di puncak klasemen menjadi delapan poin.
"Kami telah menjalani banyak pertandingan dalam waktu yang singkat dan pertandingan tengah pekan yang sangat sulit," kata Kane setelah pertandingan.
"Kami berhasil melewatinya dengan baik, dan kami menghadapi salah satu tim terbaik (di Stuttgart). Mereka sering bermain satu lawan satu. Mereka benar-benar menekan, tetapi kami mampu mengatasinya. Saya pikir kami tampil sebagai tim yang lebih kuat di setengah jam terakhir dan berhasil menghukum mereka."
"Anak-anak bermain bagus di 60 menit pertama, jadi kami para pemain pengganti bisa memanfaatkan ruang. Dan, tentu saja, saya pribadi senang bisa mencetak beberapa gol."
"Saya berusaha menjaga energi saya, dan itulah yang dikatakan pelatih sebelum pertandingan."
Dengan hattrick-nya, Kane menambah koleksi golnya di Bundesliga menjadi 17 gol musim ini. Ia kini telah mencetak 58 gol untuk klub dan negaranya pada 2025, menandai pencapaian terbaiknya dalam satu tahun kalender, melampaui 56 golnya pada 2017.
Pelatih kepala Bayern, Vincent Kompany, mengamini pernyataan penyerang bintangnya, meyakini bahwa pengaruh Bayern dari bangku cadangan membantu menghasilkan penampilan yang lebih kuat di babak kedua.
"Kami tidak memulai dengan buruk, dan Konrad Laimer mencetak gol berkat lari yang sangat cepat," kata Kompany.
"Stuttgart selalu menekan dengan keras dan mempertahankan permainan mereka. Itulah mengapa pertandingan berlangsung sangat sengit. Stuttgart menguasai permainan di babak pertama, kami sedikit kehilangan momentum."
"Kami lebih fokus pada permainan vertikal di babak kedua. Pergantian pemain dan fisik kami membantu kami tampil jauh lebih kuat di babak kedua."

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
