
Utrecht menang 2-1 atas Ajax pada laga pada lanjutan Eredivisie. (ig fc_utrecht)
JawaPos.com-FC Utrecht meraih kemenangan berharga di kandang sendiri setelah menumbangkan Ajax Amsterdam 2-1. Laga lanjutan Eredivisie itu digelar di Stadion Galgenwaard, Minggu (9/11) malam waktu setempat.
Hasil ini memperpanjang tren positif Utrecht sekaligus menambah tekanan bagi Ajax yang masih kesulitan tampil konsisten di liga. Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak awal.
Utrecht tampil agresif dan langsung memanfaatkan peluang pertama mereka untuk membuka keunggulan di babak pertama. Ajax yang tampil dominan dalam penguasaan bola mencoba menekan melalui serangan sayap, tetapi tuan rumah bertahan dengan disiplin tinggi.
Gol kedua Utrecht datang di babak kedua melalui skema bola mati, yang menjadi ciri khas permainan efektif mereka di kandang. Ajax hanya mampu memperkecil ketertinggalan menjelang akhir pertandingan lewat penyelesaian dari dalam kotak penalti, namun terlalu terlambat untuk mengubah hasil akhir.
Menurut data pertandingan, Ajax unggul jauh dalam penguasaan bola dengan 68,2 persen, sementara Utrecht hanya mencatat 31,8 persen. Namun, efisiensi menjadi kunci kemenangan tuan rumah, dari 16 percobaan tembakan, enam di antaranya tepat mengarah ke gawang dan dua berbuah gol.
Sebaliknya, Ajax yang mencatat 10 percobaan dengan 4 tembakan tepat sasaran gagal mengonversi dominasi bola menjadi hasil konkret. Pertahanan Utrecht tampil solid dengan 3 penyelamatan penting, sedangkan kiper Ajax mencatat 4 penyelamatan sepanjang laga.
Dalam aspek disiplin, Utrecht sedikit lebih keras dengan 15 pelanggaran dan 1 kartu kuning, sementara Ajax mencatat 10 pelanggaran tanpa kartu. Dari sisi bola mati, Utrecht juga lebih produktif dengan 6 tendangan sudut, unggul dari Ajax yang hanya memperoleh 4 kali kesempatan.
Pemain keturunan Indonesia Miliano Jonathans, kembali masuk dalam daftar pemain cadangan Utrecht pada laga ini. Meski belum mendapatkan menit bermain, kehadirannya di skuad utama menjadi sinyal positif setelah sempat absen karena masalah kebugaran.
Kemenangan ini membuat Utrecht semakin stabil di papan tengah Eredivisie setelah serangkaian hasil positif di kandang. Dalam empat laga terakhir di Stadion Galgenwaard, mereka belum terkalahkan. Pelatih Utrecht menyebut hasil ini sebagai bukti bahwa tim mulai menemukan keseimbangan antara intensitas bertahan dan efektivitas menyerang.
Sementara itu, kekalahan ini memperpanjang tren inkonsistensi Ajax, yang kini hanya mencatat satu kemenangan dari empat pertandingan terakhir. Dominasi penguasaan bola yang tidak diikuti dengan efisiensi di depan gawang kembali menjadi masalah utama tim asal Amsterdam tersebut.
Bagi Utrecht, kemenangan ini tidak hanya bernilai tiga poin tetapi juga memperkuat kepercayaan diri menjelang paruh musim. Dengan permainan disiplin, tekanan tinggi, dan dukungan penuh publik Galgenwaard, mereka berhasil menundukkan salah satu tim paling bersejarah di Belanda.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
