
TNI AL melepas jenazah prajurit Korps Marinir yang menjadi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. (TNI AL)
JawaPos.com-Sebanyak 19 dari total 23 prajurit Kors Marinir yang menjadi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar) sudah ditemukan dan diidentifikasi. Mereka telah dimakamkan di kampung halaman masing-masing. Kini tersisa 4 jenazah yang sedang diidentifikasi oleh Tim DVI.
Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi menyampaikan bahwa di antara puluhan prajurit tersebut, 12 sudah menikah. Sebelas sisanya masih lajang. Endi memastikan proses pencarian dilakukan secara maksimal oleh Tim SAR Gabungan di bawah kendali Basarnas. Para prajurit Korps Marinir juga ikut serta dalam pencarian rekan-rekan mereka yang jadi korban longsor tersebut.
”Dari 23 (prajurit Korps Marinir yang menjadi korban), sudah 19 ditemukan dan sudah dimakamkan di kampung halamannya masing-masing. Kemudian yang 4 juga sebetulnya sudah ditemukan, tinggal proses DVI di Kepolisian. DVI sudah ditentukan bahwa empat itu dipastikan anggota TNI,” kata Endi kepada awak media di Jakarta pada Rabu (18/2).
Menurut Endi, proses identifikasi itu butuh waktu karena jenazah korban ditemukan setelah lebih dari dua minggu operasi SAR berlangsung. Tim DVI dari Polda Jabar tidak bisa mencocokkan data ante mortem dan post mortem melalui sidik jari. Dia berharap dalam waktu paling lama dua pekan ke depan, identitas setiap jenazah sudah diketahui.
”Permasalahannya kami belum tahu si A, si B, si C nya. Itu (jenazahnya) bergabung dengan masyarakat sipil, yang mana kalau tidak salah masyarakat sipil juga cukup banyak, ada 83 orang dari sekian kepala keluarga yang ada. Sehingga prosesnya menunggu dari DVI, kurang lebih 14 hari,” kata dia.
Jenderal bintang tiga Korps Marinir tersebut memastikan pihaknya juga melakukan evaluasi pasca musibah longsor. Para prajurit sedang berlatih untuk persiapan tugas ke wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Dia memastikan dalam latihan sudah dilakukan orientasi dan pengecekan berbagai hal terkait, termasuk jalur yang dilalui prajurit.
Karena waktu itu cuaca tidak mendukung, kurang lebih tiga hari berturut-turut siang dan malam hujan. Akibatnya terjadi longsor di daerah itu,” jelasnya.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
