Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Februari 2026, 21.41 WIB

Polri Mulai Garap Pembangunan SPPG untuk Dapur MBG di Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Rapim Polri 2026. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Rapim Polri 2026. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Mabes Polri akan meneruskan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjadi dapur program makan bergizi gratis (MBG). Tahun ini, Polri juga akan membangun SPPG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

pembangunan SPPG di daerah 3T itu menjadi bentuk tindak lanjut arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2026.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media dalam Rapim Polri 2026 di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur (Jaktim), Selasa (10/2).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkap beberapa arahan yang disampaikan oleh Presiden dalam Rapim TNI-Polri 2026 kemarin (9/2).

”Yang jelas di dalam Rapim TNI-Polri ada 18 catatan. Dan salah satunya ada beberapa yang terkait dengan masalah negara, ada yang terkait dengan masalah tugas pokok Polri, dan ada yang terkait dengan rencana kerja pemerintah,” terang dia.

Untuk itu, Polri langsung melaksanakan Rapim Polri 2026 hari ini, Selasa (10/2). Rapim tersebut diselenggarakan untuk menindaklanjuti arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo.

Khususnya arahan berkaitan dengan rencana kerja pemerintah. Dia memastikan, Korps Bhayangkara akan terus mendorong pelaksanaan program-program pemerintah agar dapat berjalan dengan sukses.

”Salah satunya tadi bagaimana kami melanjutkan program (pembangunan) SPPG, khususnya di wilayah-wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang masih kekurangan, kami akan lanjutkan,” imbuhnya.

Selain itu, Polri akan meneruskan program ketahanan pangan. Sebagaimana telah dilaksanakan pada 2025, Polri sangat concern meningkatkan produksi jagung di Indonesia.

Harapannya pada 2026 seluruh laran yang tersedia dan belum tergarap dapat dimaksimalkan. Dengan begitu, produksi jagung Indonesia kembali naik dan melampaui target.

”Karena bapak presiden memiliki target khusus dan mudah-mudahan semua target tersebut bisa kami selesaikan,” ujarnya.

Sigit juga menyampaikan bahwa pada rencana program hilirisasi, mengubah sampah menjadi energi, dan juga program-program lain, Polri akan berperan dalam menjaga kebocoran negara.

Sehingga pada satu sisi Polri membantu pemerintah mengoptimalkan pemasukan negara, di sisi lain Polri juga mencegah terjadinya kebocoran pendapatan negara.

”Sehingga kemudian rencana kerja pemerintah betul-betul bisa terwujud. Bagaimana Polri melaksanakan komitmen untuk mendukung penuh program tersebut sehingga pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga dan kemudian terus bertumbuh,” jelasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore