
Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam tahun baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Desa Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12) malam. (YouTube Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian tahun 2026 bersama warga terdampak bencana di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Rabu (31/12) malam.
Kehadiran Presiden di lokasi pengungsian menjadi simbol empati sekaligus penegasan komitmen negara untuk hadir di tengah rakyat yang sedang menghadapi musibah.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan bahwa laporan yang diterimanya terkait penanganan pascabencana menunjukkan kemajuan di lapangan. Ia memastikan bahwa akses antarwilayah di Tapanuli Selatan telah berhasil dipulihkan.
“Dilaporkan kepada saya bahwa di Tapsel ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus, yang terisolasi,” ungkapnya.
Prabowo juga mengapresiasi percepatan pembangunan jembatan darurat yang dinilai jauh lebih cepat dari waktu normal.
“Biasanya butuh waktu tiga minggu sampai satu bulan, ini berhasil dilaksanakan sepuluh hari,” bebernya.
Karena itu, Prabowo menyampaikan penghargaan kepada seluruh petugas dan pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari TNI, Polri, BNPB, kementerian terkait, hingga masyarakat setempat.
“Saya minta semua lembaga bekerja terus siang malam. Terima kasih para petugas TNI, polisi, BNPB, PU, semua yang bekerja,” tutur Prabowo.
Prabowo juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang akibat bencana.
“Saya turut bela sungkawa kepada mereka-mereka yang kehilangan keluarganya. Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya. Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak. Kita bantu,” tegasnya.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan rakyatnya dalam situasi apa pun.
“Pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu, tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kita bersama,” kata Prabowo.
Ia mengungkapkan, keputusannya merayakan malam tahun baru di tengah pengungsi merupakan pilihan yang diambil secara sadar sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepemimpinan.
“Dan karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan, saudara-saudara sekalian,” ucapnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan kekayaan alam yang melimpah, namun di sisi lain memiliki potensi kerawanan bencana.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
