Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 November 2025, 20.32 WIB

Gelar Pertemuan Tertutup dengan Panglima Angkatan Bersenjata Yordania, Menhan Sjafrie Bahas Rencana Pengiriman 20 Ribu Pasukan ke Gaza

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Yousef Ahmed Al-Hunaiti di Kantor Kemhan, Jakpus hari ini (14/11). (Syahrul Yunizar) - Image

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Yousef Ahmed Al-Hunaiti di Kantor Kemhan, Jakpus hari ini (14/11). (Syahrul Yunizar)

JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata atau Panglima Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Yousef Ahmed Al-Hunaiti di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat (Jakpus) hari ini (14/11). Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung selama 1 jam tersebut, keduanya membahas rencana pengiriman 20 ribu pasukan TNI ke Gaza. 

Menurut Sjafrie, peran Yordania dalam membantu Indonesia untuk terlibat dalam misi kemanusiaan di Gaza sangat besar. Contohnya ketika Indonesia melakukan airdrop bantuan dari langit Gaza beberapa waktu lalu. Saat ini Indonesia tengah menunggu beberapa opsi pengiriman pasukan ke Gaza. Baik yang diinisiasi langsung oleh Amerika Serikat (AS) maupun yang dilakukan di bawah kendali Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

”Kita sedang menunggu kemungkinan-kemungkinan peran yang bisa diambil oleh Indonesia dalam rangka perdamaian di Gaza, mengikuti inisiatif dari presiden Amerika Serikat yang nanti akan dibicarakan oleh Presiden Prabowo dengan King Abdullah II,” terang dia. 

Sesuai dengan jadwal yang sudah disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Raja Yordania Raja Abdullah II akan berkunjung selama 2 hari di Indonesia pada 14 dan 15 November 2025. Raja Abdullah II dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara sore hari ini. Kemudian menjelang siang besok, Raja Abdullah II akan bertolak dari Indonesia ke Pakistan.

”Jadi, kita menunggu, kita menunggu tindak lanjut dari persiapan yang akan dilaksanakan untuk perdamaian di Gaza sebagai alternatif perdamaian yang akan dilaksanakan atas inisiatif presiden Amerika Serikat,” imbuhnya. 

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa Indonesia memiliki kepentingan untuk terlibat dalam misi perdamaian di Gaza. Sebab, Indonesia mendukung penuh kemerdekaan bangsa Palestina. Untuk itu, selain menunggu inisiatif presiden AS sampai pada keputusan, Indonesia juga menunggu langkah-langkah yang bakal diambil oleh PBB berkaitan dengan kondisi dan situasi di Gaza.

”Indonesia mempunyai kepentingan dalam rangka perdamaian ini, baik itu di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa maupun atas inisiatif dari presiden Amerika Serikat. Kita tunggu apa yang akan dibahas oleh kedua pemimpin negara yang akan menjadi bagian dari pedoman kita di Indonesia dalam rangka pengiriman pasukan perdamaian di Gaza dalam waktu dekat,” terang dia. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore