
Ketua BPKN RI, Muhammad Mufti Mubarok saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/2).
JawaPos.com - Kasus dugaan air minum dalam kemasan Aqua yang tak berasal dari sumber mata air pegunungan seperti diterangkan dalam iklan terus mencuat. Bahkan, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mengambil langkah serius dengan memanggil jajaran PT Tirta Investama selaku yang memproduksi.
Ketua BPKN RI, Mufti Mubarok, menegaskan bahwa pemanggilan ini merupakan langkah tegas yang harus diambil.
“Kami akan memanggil pihak manajemen dan Direktur PT Tirta Investama untuk meminta klarifikasi resmi terkait sumber air yang digunakan dalam produksi Aqua,” ujar Mufti Mubarok, dikutip (Jumat (24/10).
Tak hanya melakukan pemanggilan, BPKN juga berencana mengirimkan tim investigasi langsung ke lokasi pabrik. Tujuannya yakni untuk mengetahui pasti sumber air tersebut.
Sebelumnya, BPKN mengungkap bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan dan pemberitaan publik terkait isu ini. BPKN sendiri merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan agar masyarakat tak diberikan informasi yang menyesatkan.
Mufti menegaskan, jika klaim yang ditampilkan pada iklan terbukti berbeda dengan fakta sebenarnya di lokasi produksi, maka hal ini termasuk pada pelanggaran pada prinsip kejujuran dan beriklan.
Menurutnya, konsumen Indonesia bahkan memiliki hak penuh untuk mengetahui asal-usul bahan baku dari produk yang dikonsumsi. Alhasil, BPKN akan menindaklanjuti kasus ini secara transparan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Selain melakukan pemanggilan dan investigasi, BPKN juga akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Perindustrian. Tujuannya untuk memeriksa izin sumber air yang digunakan oleh perusahaan dan memastikan tak ada pelanggaran pada standar mutu air minum dalam kemasan (AMDK).
Adapun langkah yang diambil tak bertujuan untuk merusak reputasi perusahaan mana pun. Melainkan, upaya ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik pada produk yang beredar di pasar Indonesia. "Konsumen Indonesia berhak mendapatkan kebenaran, bukan sekadar citra,” tegas Mufti.
Adapun dugaan penggunaan sumber air yang berbeda ini terungkap setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada salah satu pabrik Aqua di Subang. Hasilnya, dilaporkan bahwa adanya penggunaan air tanah dari sumur bor pada proses produksi air minum kemasan.
Hal ini tentu bertentangan dengan slogan Aqua yakni “Air pegunungan yang murni dan alami”. Slogan itu pun berhasil memberi kesan kepada publik bahwa air yang dikonsumsi benar-benar bersumber dari mata air pegunungan.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
