
Menhah Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan operasional pesawat tempur Sukhoi SU-27/30 di Makassar dalam lawatan ke Indonesia Timur. (Instagram @sjafrie.sjamsoeddin)
JawaPos.com - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melawat ke wilayah Timur Indonesia akhir pekan lalu. Dalam kesempatan itu, Sjafrie turut memeriksa kesiapan operasional pesawat tempur Sukhoi Su-27/30 yang bermarkas di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Sultan Hasanuddin, Makassar.
Sjafrie membagikan momen tersebut melalui akun media sosial resminya hari ini (22/10). Dia menyampaikan bahwa pesawat tempur buatan Rusia tersebut merupakan salah satu bagian dari Perisai Trisula Nusantara yang mengintegrasikan kekuatan darat, laut, dan udara dalam sistem pertahanan nasional.
Pesawat-pesawat tempur tersebut beroperasi di bawah kendali Skadron Udara 11. Menurut Sjafrie, kesiapan pesawat tempur tersebut sangat penting. Utamanya untuk menyokong kebutuhan operasi udara di wilayah Timur Indonesia. Karena itu, dia sempat melihat langsung pesawat tempur tersebut.
”Kesiapan operasional pesawat tempur Sukhoi Su-27/30 menjadi simbol daya tangkal strategis Indonesia dalam menjaga kedaulatan udara dan stabilitas kawasan. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara atas profesionalisme dan dedikasi mereka menjaga langit Nusantara,” tulis Sjafrie.
Dalam lawatan ke Indonesia Timur, Sjafrie sempat menemui para prajurit TNI yang bertugas di Papua. Khususnya yang berada di Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 754/Eme Neme Kangasi, Timika, Papua Tengah. Bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Sjafrie memberikan semangat kepada para prajurit tersebut.
Selain itu, menhan juga bertakziah ke kediaman almarhum Lettu Infanteri (Anumerta) Fauzy Ahmad Sulkarnaim di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan Sulsel. Kunjungan itu dilakukan oleh Sjafrie sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi tertinggi negara atas pengorbanan prajurit yang gugur dalam tugas.
”Kehadiran saya di sini adalah wujud bahwa negara hadir. Pengorbanan Lettu Fauzy adalah bukti nyata kecintaan seorang prajurit muda kepada Tanah Air. Beliau adalah sosok prajurit yang baik, berdisiplin tinggi, dan memiliki kemampuan khusus dalam tugasnya” ujarnya.
Kepada pihak keluarga, Sjafrie juga menyampaikan pesan dan salam langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang mengapresiasi ketabahan keluarga serta menegaskan bahwa negara akan menjamin perhatian penuh terhadap keluarga almarhum.
”Pemerintah akan mempersiapkan pendidikan adik-adik almarhum agar dapat melanjutkan cita-cita kakaknya. Negara juga akan membantu kedua orang tua almarhum untuk menunaikan ibadah umrah, sebagaimana harapan terakhir beliau,” ujarnya.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
