Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Februari 2026, 05.51 WIB

Sinopsis About a Place in The Kinki Region (2025): Kisah Sesungguhnya di Balik Legenda Rakyat dari Tempat Bernama Kinki

Poster film About a Place in the Kinki Region (2025) dan sampul depan novelnya (Goodreads.com dan IMDb)

JawaPos.com - Keingintahuan adalah sumber dari hampir semua penemuan di dunia ini. Ada yang ingin tahu mengenai pemikiran, barang, hingga lokasi asing bagi beberapa orang. Maka dari itu, mereka akan mendapatkan motivasi untuk mendapatkan jawaban atau fakta-fakta baru. 

Akan tetapi, terkadang rasa ingin tahu dapat menyebabkan hal-hal buruk pula. Ini bisa dikarenakan penemuan mereka malah membawa malapetaka bagi diri sendiri atau orang lain. 

Salah satu yang biasanya berasal atau menyebabkan malapetaka adalah keingintahuan terhadap hal-hal supranatural, sakral, dan berkaitan dengan budaya tertentu. 

Chihiro (Miho Kanno) adalah seorang penulis lepas yang bekerja di sebuah majalah bertema supranatural. Dan kepala editornya tiba-tiba menghilang. 

Salah satu bawahan kepala editor itu, Ozawa (Eiji Akaso), menemukan fakta-fakta aneh pada kumpulan data penelitian terakhir kepala editor sebelum ia menghilang. 

Setelah kepala editor menghilang selama seminggu, Ozawa memanggil Chihiro ke kantor untuk meneruskan penelitian kepala editor. 

Mereka menemukan banyak sekali penampakan dan peristiwa aneh di sepenjuru Jepang sejak tahun 80an. 

Salah satu dokumentasi tertua adalah sebuah tape kaset yang berisikan rekaman polos anak-anak SMP ketika mereka sedang piknik di gunung. Acara piknik ini biasanya dilaksanakan dengan para murid dan beberapa guru menginap di sebuah akomodasi. 

Pada rekaman, terlihat anak-anak mendengar sesuatu dari luar jendela mereka di lantai atas. Kita juga dapat samar-samar mendengar suara berat yang memanggil-manggil anak-anak keluar. 

"Oi, keluarlah ke hutan," suara itu memanggil mereka. Untungnya tidak langsung mengiyakan perintah, tapi mereka malah mengejek sumber suara. 

Tiba-tiba salah satu murid perempuan yang ikut mengejek suara malah jatuh pingsan. Lalu beberapa murid perempuan lainnya juga ikut jatuh pingsan. 

Rekaman diakhiri dengan keributan para murid dan guru yang berusaha untuk menolong anak-anak yang hilang kesadaran. Ozawa juga menemukan potongan berita koran yang mengatakan sekolah tersebut ditutup. 

Dari tumpukan data juga ditemukan CD yang berisikan rekaman-rekaman berita pula. Rekaman pertama adalah acara televisi yang meliput anak-anak sedang bermain di taman. 

Anak-anak itu sedang memainkan permainan yang ternyata memiliki akar dari legenda seorang dewa. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore