Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Desember 2025, 03.32 WIB

Shooting Star: Lagu Terbaru Eileen Pandjaitan Tentang Rindu dan Kehilangan

Penyanyi Eileen Pandjaitan merilis single terbaru berjudul Shooting Star. (istimewa) - Image

Penyanyi Eileen Pandjaitan merilis single terbaru berjudul Shooting Star. (istimewa)

JawaPos.com - Penyanyi sekaligus penulis lagu Eileen Pandjaitan atau Ei merilis single terbaru berjudul 'Shooting Star'. Lagu ini secara resmi hadir di platform musik digital sejak Jumat, 12 Desember 2025, dan menjadi penutup perjalanan musikal Ei pada tahun ini.

Lagu 'Shooting Star' merupakan kelanjutan dari sejumlah karya Ei sebelumnya seperti 'May, Halfway' dan 'To Let You Go'. Kehadiran lagu ini menegaskan konsistensinya sebagai musisi muda yang dikenal dengan lirik personal dan penuh cerita.

Secara musikal, single 'Shooting Star' dibalut dengan nuansa pop ballad yang lembut dan emosional. Lagu ini menceritakan tentang rasa kehilangan yang belum selesai. Tentang seseorang yang terus kembali ke tempat kenangan lama, berharap masih ada kesempatan bertemu kembali dengan orang yang dicintai.

Ei menyebut, lagu 'Shooting Star' sebagai bentuk percakapan batin yang tidak pernah tersampaikan. Ia menulis liriknya dari ruang yang sangat personal, sebagai cara untuk mengolah rindu sekaligus berdamai dengan luka yang masih tertinggal.

"Shooting Star itu semacam percakapan batin yang nggak pernah sempat tersampaikan. Ada banyak hal yang pengen aku bilang, tapi akhirnya cuma bisa aku tulis,” ungkap Ei.

Cerita dalam lagu dimulai dengan adegan sinematik. Seorang perempuan berdiri diam di sebuah kafe, tempat semua kenangan bermula. Di sana, dia merasa melihat mobil orang yang dirindukannya lewat, sebuah momen antara kenyataan dan harapan.

Dari situ, alur lagu mengalir sebagai monolog hati yang jujur. Bahasa lirik Ei yang sederhana membuat pendengar seolah ikut berada dalam ruang sunyi dan ikut merasakan rindu yang berulang-ulang datang.

Dengan vokal lembut khasnya, Ei menyampaikan emosi dari lagu ini dengan penuh kedewasaan. Pendekatan ini juga terlihat konsisten dengan karya-karyanya sebelumnya seperti 'May, Halfway',dan 'To Let You Go' yang sama-sama menonjolkan storytelling yang emosional.

Dalam proses produksi, Ei bekerja sama dengan Bowo Soulmate sebagai Vocal Director, serta Ankadiov dan Andreas Arianto sebagai produser. Mereka sepakat menjaga aransemen tetap sederhana agar emosi tetap terasa natural tanpa terlalu banyak lapisan musik.

Bernama lengkap Eileen Pandjaitan, musisi kelahiran 24 April 2003 ini telah menunjukkan minatnya dalam bermusik sejak usia belia. Karier profesionalnya dimulai pada usia 17 tahun ketika dia merilis lagu ciptaan sendiri.

Salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya adalah kolaborasinya lewat lagu 'May, Halfway' bersama Mario Ginanjar, vokalis Kahitna, yang memperkenalkan Ei sebagai musisi muda dengan kedalaman rasa dan kemampuan bercerita yang kuat.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore